Breaking News:

Berita Purbalingga

Sholawat dan Doa Bersama untuk Keselamatan Purbalingga, Bupati Meminta Doa Para Ulama

Bupati Dyah Hayuning minta dan mengajak ulama bersama-sama mendoakan kelancaran pemerintahan Purbalingga.

TRIBUNBANYUMAS/Ist.
Acara Sholawat dan Doa Bersama untuk Keselamatan Purbalingga, Minggu (21/3/2021) di Pendopo Dipukusumo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, meminta dan mengajak para ulama bersama-sama mendoakan kelancaran pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga periode ini. 

Bupati berharap kepemimpinannya kali ini dapat berjalan denga

Acara Sholawat dan Doa Bersama untuk Keselamatan Purbalingga, Minggu (21/3/2021) di Pendopo Dipukusumo.
Acara Sholawat dan Doa Bersama untuk Keselamatan Purbalingga, Minggu (21/3/2021) di Pendopo Dipukusumo. (TRIBUNBANYUMAS/Ist.)

lancar, tidak ada hambatan dan dapat memberikan dedikasi yang terbaik demi kemajuan Purbalingga.

Para ulama mohonkan doa dan juga tausiyah agar nantinya pemerintahan 5 tahun ke depan, antara ulama umaro umat bisa terus bersinergi bergandengan tangan.

"Kami mohonkan juga doa para alim ulama agar pemerintahan bisa berjalan baik dan lancar, masyarakat Purbalingga guyub rukun bersatu dalam kebersamaan," ujar Tiwi dalam acara Sholawat dan Doa Bersama untuk Keselamatan Purbalingga, Minggu (21/3/2021) di Pendopo Dipukusumo.

Disamping mendoakan pemerintahan, kegiatan Solawat dan Doa Bersama ini juga dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Terlebih, Kabupaten Purbalingga juga memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat Purbalingga yang berakhlakul karimah.

"Hal ini juga dalam rangka mendoakan bangsa kita, Jawa Tengah dan Purbalingga, karena sudah satu tahun lamanya negara kita diuji pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan selesai. 

Beberapa waktu lalu Purbalingga juga diuji dengan banjir, longsor, tanah bergerak yang tentu dampak terhadap masyarakat," ungkapnya. 

Sementara itu KH Ahmad Masykur Husni dalam tausiahnya menyampaikan jika berharap rahmat dari Allah SWT maka bersholawatlah.

Dengan demikian, menyelenggarakan sholawat bersama di awal periode pemerintahan ini merupakan hal yang tepat.

Kepada Bupati selaku pemimpin, KH Ahmad Masykur Husni juga berpesan agar selalu memberikan bimbingan dan petunjuk warga masyarakat Purbalingga. Sehingga ada suatu arahan yang jadi langkah konkrit dalam membangun Purbalingga.

"Jika tidak, maka sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW bahwa jika seorang yang diberi kemampuan memimpin rakyat tapi di tengah kepemimpinannya tidak pernah memberikan nasihat petunjuk, maka tidak pernah mendapatkan bau sedap dari surga," jelasnya. 

Kegiatan Sholawat dilantunkan bersama-sama dengan Majelis Jati Sumo Negoro. 

Hadir pula Habib Husen bin Luthfi bin Ali bin Yahya yang turut bersilaturahmi dengan keluarga bupati dan para tokoh agama di Purbalingga. (*) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved