Breaking News:

Kecelakaan

Sopir Bus PO Haryanto Masih Ditahan, Belum Jadi Tersangka Kecelakaan di Kebakkramat: Tak Ada CCTV

Polisi masih menahan sopir Bus PO Haryanto yang terlibat kecelakaan di Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Kecelakaan lalu lintas antara bus dengan sepeda motor di Jalan Raya Solo-Sragen tepatnya simpang empat Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus PO Haryanto dengan sepeda motor di Jalan Raya Solo-Sragen tepatnya di Simpang Empat Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.

"Ini masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi," kata Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Widya S Putri saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (22/3/2021). 

Sopir bus PO Haryanto, Yuda Ardianto (32) saat ini masih diamankan di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Karanganyar.

Baca juga: Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus di Simpang Empat Kebakkramat

Baca juga: Tim Densus 88 Ungkap Penangkapan 22 Teroris Jaringan JI dari 3 Wilayah

Baca juga: Korban Jiwa Terus Berjatuhan, Demonstran Anti-kudeta Myanmar Tetap Turun ke Jalan

Baca juga: Militer Myanmar Marah 4 Tentara Tewas, Ribuan Warga Desa Mengungsi

Lanjutnya, dalam kecelakaan tersebut sopir belum ditetapkan statusnya lantaran saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Tak ada Rekaman CCTV

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar, Sri Suboko menuturkan, tidak ada kamera CCTV yang dipasang di simpang empat Kebakkramat.

Simpang empat Kebakkramat berada di jalan Solo-Sragen yang merupakan jalan nasional. 

"CCTV tidak ada. Kalau sekitar situ, toko, warung atau rumah warga mungkin ada," terangnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas antara bus PO Haryanto B 3744 VGA dengan sepeda motor Supra Nopol AD 6032 AGE itu terjadi pada Minggu (21/3/2021) sore.

Akibat kecelakaan itu pengendara sepeda motor asal Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen, Sutarti (49) meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit daerah Solo guna mendapatkan perawatan.

Perempuan itu mengalami luka pada bagian kepala. 

Semula bus melintas dari arah Sragen menuju ke Solo.

Sedangkan sepeda motor melintas dari arah Tasikmadu menuju ke Sragen.

Saat itu pengendara sepeda motor sempat menghentikan laju kendaraan saat lampu lalu lintas menyala merah. 

Selanjutnya, ketika lampu lalu lintas menyala hijau pengendara sepeda motor melaju menuju ke arah Sragen.

Saat bersamaan melintas bus dari arah Sragen menuju ke Solo dan terjadilah kecelakaan.

Ipda Widya S Putri menyampaikan, saat ini sopir masih diamankan di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Karanganyar.

Pemeriksaan kondisi kesehatan juga telah dilakukan terhadap sopir Yuda Ardianto (32), warga Kuta Utara Denpasar Bali.

Di sisi lain berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com, dalam kurun waktu Januari-Februari 2021, tercatat terjadi 148 kecelakaan lalu lintas.

Dari jumlah tersebut, lima orang diketahui meninggal dunia.

Lokasi kecelakaan berada di sekitar jalan Kebakkramat-Tasikmadu, Jalan Raya Solo-Tawangmangu serta Jalan Mojo alternatif Tasikmadu-Jaten.

"Kebanyakan melibatkan sepeda motor karena faktor kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa serta kesadaran berlalu lintas yang masih kurang," ucap Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar.

Dibandingkan dengan data dua bulan terakhir pada 2020 lalu, angka kecelakaan serta angka kematian cenderung menurun.

Tercatat ada 275 angka kecelakaan dan 18 orang meninggal dunia.

Dia menuturkan, mobilitas masyarakat yang menurun karena pandemi virus Covid-19 turut berdampak atas turunnya angka kecelakaan dua bulan terakhir.

"Satu yang pasti, kami mengingatkan agar semua pengguna jalan selalu berhati-hati.

Berkendara memenuhi aturan dan regulasi yang berlaku, juga mematuhi rambu-rambu di jalan," terangnya.

Dia juga meminta pengendara yang capai atau lelah harus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Risiko kecelakaan pun akan menyusut saat berkendara dalam kondisi fisik bugar. (*)

Baca juga: Fakta Baru Isi Rumah Mewah di Jakarta Habis Digondol Maling, Bukan Sewa Rumah, Ternyata Ini Modusnya

Baca juga: Tiga Mayat Bayi Dibuang di Sragen, Kapolres Pikirkan Cara Temukan si Orangtua

Baca juga: Zumi Zola Banjir Air Mata, Minta Keringanan Hukuman: Saya Mau Pulang Rawat Ibu Sudah Tua

Baca juga: Potongan Kaki Manusia Jatuh Menimpa Warung Batagor, Warga Menjerit-jerit

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved