Breaking News:

Aborsi

Tiga Mayat Bayi Dibuang di Sragen, Kapolres Pikirkan Cara Temukan si Orangtua

Sebanyak tiga jenazah bayi, baik bayi baru lahir maupun masih dalam kandungan ditemukan di aliran sungai Sragen dalam satu pekan terakhir.

istimewa
Ilustrasi mayat bayi. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak tiga jenazah bayi, baik bayi baru lahir maupun masih dalam kandungan ditemukan di aliran sungai Sragen dalam satu pekan terakhir.

Satu bayi diantaranya ialah bayi berjenis kelamin laki-laki sedangkan dua bayi lainnya berjenis kelamin perempuan dan masih janin dalam kandungan.

Ketiga jenazah bayi tersebut setelah dilakukan evakuasi oleh tim medis langsung dilarikan ke RSUD dr Moewardi Surakarta, guna identitas lebih lanjut.

Dalam kasus ini, Polres Sragen telah berupa untuk melakukan identifikasi bayi dan berusaha mengungkap orangtua yang tega membuang bayi tersebut.

"Memang kita catat ada tiga kejadian selama satu minggu terakhir dan ini jumlah yang cukup banyak. Sehingga kita berupaya secara maksimal untuk mengidentifikasi semampu kita," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Senin (22/3/2021).

Karena bayi tersebut masih berupa janin, Ardi sapaan akrabnya itu menyampaikan masih belum bisa diambilkan identifikasi yang maksimal.

Ditemukannya janin-janin tersebut di aliran sungai, pihaknya menduga sangat besar kemungkinan terjadi pengguguran kandungan (aborsi) di wilayah lain.

"Yang ditemukan di aliran sungai, sangat besar kemungkinannya terjadi (aborsi) di wilayah lain dan kami juga akan berkoordinasi dengan Polres lain," lanjut dia.

Koordinasi ini berupa untuk bisa memonitor tempat-tempat yang berpotensi dijadikan tempat perbuatan tindak pidana (aborsi) dilakukan.

Ardi melanjutkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan otopsi dan baru mendapatkan hasil penyebab kematian.

Namun untuk identitas masih belum bisa ditemukan, sehingga masih butuh proses lebih lanjut kata Ardi untuk mengungkap kasus ini.

Terkait penyebab, pihaknya memastikan janin atau kandungan yang tidak diharapkan oleh orang tuanya.

Bisa jadi hasil hubungan gelap atau hasil perselingkuhan yang pihaknya sendiri masih belum menemukan motifnya.

(*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved