Breaking News:

Slawi

Vaksinasi Petugas Layanan Publik Masih Berlangsung, 226 Orang di Dinsos Kab.Tegal Dapat Giliran

Kini giliran petugas di lingkup Dinas Sosial Kabupaten Tegal yang melakukan vaksin.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Pendamping Difabel Slawi Mandiri (DSM), Dede Atmo Pernoto, saat sedang divaksin berlokasi di Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal, Senin (22/3/2021). Vaksinasi kali ini merupakan pemberian dosis atau suntikan kedua. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kebut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi petugas pelayanan publik, kini giliran petugas di lingkup Dinas Sosial Kabupaten Tegal yang melakukan vaksin, Senin (22/3/2021). 

Berlokasi di Puskesmas Slawi, jumlah peserta yang mengikuti vaksin sebanyak 226 orang. 

Terdiri dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Nurhayati, karyawan di kantor Dinsos, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping PKH, Pendamping Difabel, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Setelah divaksin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Nurhayati mengatakan, dengan dilakukan vaksinasi ini membuat rasa percaya diri muncul. 

Mengingat petugas di Dinsos banyak yang berkegiatan di lapangan atau berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sehingga ketika sudah divaksin ada proteksi di dalam tubuh terhadap virus.

"Ini sebagai langkah antisipasi supaya angka penyebaran Covid-19 semakin berkurang. Dan saya berharap teman-teman yang sudah didaftarkan bisa tervaksin semua, alhamdulillah pada datang tepat waktu sesuai jadwal," jelas Nurhayati, pada Tribunjateng.com.

Dikatakan, dari Dinas Sosial juga mengusulkan menambah jumlah penerima vaksin yaitu untuk Fasilitator Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu ada 50 orang, serta Tim Tagana sebanyak 18 orang. 

Adapun lainnya baik pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), termasuk semua jajaran Dinsos ada 158 orang.  Sehingga jika ditotal petugas yang mengikuti vaksinasi tahap dua suntikan atau dosis kedua sebanyak 226 orang. 

"Ya total sekitar 226 orang, dan ini sudah pelaksanaan vaksin yang kedua atau suntikan dosis kedua," imbuhnya.

Sementara itu, Pendamping Difabel Slawi Mandiri (DSM), Dede Atmo Pernoto, berharap setelah divaksin tubuhnya menjadi lebih sehat, meningkatkan imun, begitu juga kekebalan tubuh terhadap virus meningkat.

Sebagai pendamping Difabel, ia juga berharap pemerintah bisa memvaksin teman-teman difabel khususnya di Kabupaten Tegal.

"Mudah-mudahan pemerintah memikirkan apa yang saya harapkan tadi untuk memberikan vaksin Covid-19 bagi kaum difabel di Kabupaten Tegal. Tujuannya ya supaya menjadi lebih sehat, meningkatkan imun, begitu juga kekebalan tubuh terhadap virus meningkat," harap Dede. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved