Breaking News:

Berita Pemalang

Buntut 2 Bocah Tewas Tercebur, Warga Minta Pemerintah Awasi Penambangan di Pemalang Secara Ketat

Beberapa orang tua menuturkan, pemerintah harus bertindak agar tak terjadi hal serupa akibat adanya penambangan

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, lokasi di mana dua bocah meninggal karena tercebur di galian yang terisi air, Senin (22/3) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Insiden nahas yang menimpa dua bocah asal Desa Surajaya Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang jadi sorotan para orang tua.

Adapun kejadian itu mengakibatkan dua bocah meninggal dunia, lantaran tercebur di galian C yang ada di sekitar desa.

Beberapa orang tua menuturkan, pemerintah harus bertindak agar tak terjadi hal serupa akibat adanya penambangan.

"Harusnya ada penegasan aturan terkait tambang, misalnya ada rambu atau penjagaan, agar anak-anak tidak masuk ke tambang," jelas Rohadi warga Kecamatan Bantarbolang Pemalang, Selasa (23/3/2021).

Dilanjutkannya, jika penambangan dibiarkan berjalan tanpa ada pengawasan ketat masyarakat yang akan jadi korbannya. 

"Jangan sampai ada korban jiwa lagi, padahal tidak hanya di Desa Surajaya yang ada penambangan, beberapa wilayah juga ada," ucapnya.

Terpisah, Sucipto warga Kecamatan Pemalang, menuturkan, adanya tambang tak hanya membahayakan warga sekitar, namun juga pengguna jalan.

"Truk tambang itu kadang kebut-kebutan, hal itu membahayakan pengguna jalan," paparnya.

Sucipto juga meminta agar pemerintah menertibkan aktifitas penambangan yang tak sesuai aturan.

"Harus ditertibkan, adanya penambangan juga untungnya apa buat masyarakat," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved