Breaking News:

Berita Sragen

Kasus Pencabulan Warga Sukodono Sragen di Bawah Umur, Belum Ada Titik Terang

Kasus pencabulan yang dialami W (9) warga Kecamatan Sukodono, Sragen belum ada titik terang.

Tribunwow
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus pencabulan yang dialami W (9) warga Kecamatan Sukodono, Sragen belum ada titik terang. Terduga pelaku hingga saat ini belum ditahan di Mapolres Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, baik korban maupun terduga pelaku.

"Sampai dengan saat ini, kita sudah melakukan pemeriksan terhadap saksi-saksi, korban maupun saksi terduga pelaku. Terduga pelaku juga belum ditahan," kata Ardi.

Ardi mengatakan kasus atau permasalahan ini masih menjadi prioritas pihaknya mengingat kasus ini terkait dengan perlindungan anak.

Untuk perkembangan kasus, Ardi mengatakan akan segera disampaikan. Dia melanjutkan dari Sat Reskrim Polres Sragen juga sudah beberapa kali melakukan gelar perkara di tingkat Polda.

"Jika ada perkembangan akan kita sampaikan. Yang jelas kita serius menangani kasus ini."

"Kasat Reskrim juga sudah beberapa kali melakukan gelar perkara termasuk juga paparan di tingkat Polda," katanya.

Terkait dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilaporkan oleh W, Ardi mengatakan pihaknya tetap melakukan penyidikan berdasarkan TKP yang dirumah kosong.

Diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya, korban W berusia sembilan tahun asal Kecamatan Sukodono, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Saat itu, korban tengah bermain di luar rumah pada 10 November 2020 lalu. Lantas tetangga sekaligus pelaku yakni S (38) memanggil dan mengajak korban ke sebuah rumah kosong.

Di rumah kosong itu korban diajak menonton film porno dan kemudian dilakukan pemerkosaan pada korban.

Selang beberapa minggu, korban kembali menjadi korban pencabulan oleh tiga pelajar SMP di toilet kantor desa. Sayangnya pelaku masih berkeliaran bebas sampai saat ini. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved