Breaking News:

Berita Blora

Sekolah di Blora yang Pernah Tatap Muka akan Jadi Pertama Dibuka, Asal Ada Izin Gubernur

Dinas Pendidikan Kabupaten Blora bersiap menyambut izin dari Gubernur Jateng terkait PTM.

Istimewa
Ilustrasi. Pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Blora 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Dinas Pendidikan Kabupaten Blora bersiap menyambut izin dari Gubernur Jawa Tengah terkait pembelajaran tatap muka (PTM).

Sebelumnya, tatap muka sudah berlangsung di sejumlah sekolah di Blora sejak September 2020 sampai Desember 2020, namun belakang ditiadakan setelah terdapat surat edaran gubernur.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Endang Rukmiati mengatakan, PTM yang akan datang berlangsung secara bertahap. Artinya tidak semua sekolah di bawah naungannya secara serentak menggelar PTM.

"Nanti kami awali tahap I tahap II,l kami buka dulu l baru tahap 3. Terbatas. Itu sama seperti yang sudah. Sesuai anjuran dinas provinsi ya shift, durasi dikurangi, dalam kelas 30 sampai 50 persen. Masuknya tidak tiap hari, pembelajarannya campuran blended learning," ujar Endang kepada Tribunjateng.com, Selasa (23/3/2021).

Jika memang permohonan izin kepada gubernur disetujui, maka PTM akan dimulai dari sekolah yang pada September sampai November 2020 sempat menggelar PTM.

"Kita mulai sekolah piloting dulu yang kemarin sudah buka (PTM). Kemarin sudah berjalan baik tapi terkendala surat edaran pak gubernur itu sementara kita tunda dulu. Sekarang kalau sudah ada izin beliau nanti kita buka kembali," ujar Endang.

Diketahui, pada September 2020 tercatat ada 8 sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Blora yang menggelar uji coba PTM. Sekolah yang telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka yakni di SMP 2 Tunjungan, SMP 2 Kedungtuban, SMP 1 Menden, dan SMP 1 Todanan. Kemudian untuk jenjang SD yakni SD 1 Nglebak, Kradenan; SD 1 Gandu, Bogorejo; SD 1 Ledok, Sambong; dan SD 2 Jagong, Kunduran.

"Uji coba PTM waktu itu berjalan bagus termasuk protokol kesehatannya," kata Endang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Blora, Hendi Purnomo, mengatakan, pihaknya sudah mengantongi izin dari bupati. Namun izin dari gubernur, pihaknya masih menunggunya.

"Sepekan kami kirim surat permohonan izin PTM kepada gubernur, selain itu izin orangtua dan kesiapan sekolahnya," ujar dia.

Sementara dilansir dari Tribunjateng.com, Ganjar telah merestui uji coba PTM mulai awal April 2021. Namun hanya sekolah tertentu saja. Untuk jenjang SD, TK, dan PAUD masih belum diizinkan. Hal itu berdasarkan saran dari ahli, termasuk dari Ikatan Dokter Indonesia. Untuk uji coba PTM di Blora, rencana akan berlangsung di SMA 1 Blora, SMK 1 Jepon, MAN Blora, dan SMP 1 Todanan. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved