Breaking News:

Berita Pemalang

Tanggapan DPRD Kabupaten Pemalang Terkait Insiden Meninggalnya Dua Bocah di Areal Tambang

Tanggapan keras dilontarkan DPRD Kabupaten, menanggapi insiden meninggalnya dua bocah di galian C.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Tim gabungan saat melakukan pencarian terhadap dua bocah yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, Senin (22/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Tanggapan kera

Tim gabungan saat melakukan pencarian terhadap dua bocah yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, Senin (22/3/2021).
Tim gabungan saat melakukan pencarian terhadap dua bocah yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, Senin (22/3/2021). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

s dilontarkan DPRD Kabupaten, menanggapi insiden meninggalnya dua bocah di galian C yang ada di Desa Surajaya. 

DPRD pun memberi peringatan kepada Stake holder, dan yang berkepentingan dengan adanya aktifitas penambangan di Pemalang. 

Dikatakan Fahmi Hakim, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, evaluasi keamanan tambang wajib dilakukan. 

"Kami mengingatkan kepada stake holder dan yang mempunyai kepentingan dengan adanya aktifitas penambangan, agar melakukan evaluasi keamanan tambang," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (23/3/2021).

Dilanjutkannya, evaluasi wajib dilakukan karena yang dirugikan adalah masyarakat, khususnya dalam insiden yang terjadi di Desa Surajaya. 

"Kami ingatkan kembali, evaluasi keamanan galian C harus dilakukan, karena berdampak pada masyarakat sekitar," tegasnya. 

Dikatakan Fahmi, pengawasan berkala penambangan di Desa Surajaya juga tak boleh dikesampingkan. 

"Jika memperhatikan informasi yang masuk, di galian C yang ada di Desa Surajaya tidak ada rambu-rambu kemananan. Untuk itu pengawasan berkala harus dilakukan," imbuhnya. 

Ditambahkannya Ketua Komisi B itu, DPRD minta adanya pembahasan lebih mendalam terkait perijinan penambangan di Pemalang. 

"Kami meminta ada pembahasan lebih dalam terhadap galian C, agar aktifitas yang dilakukan sesuai aturan yang berlaku," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved