Breaking News:

Berita Pemalang

2 Bocah Meninggal di Galian C Desa Surajaya Pemalang, ESDM Jateng Keluarkan Rekomendasi

Insiden meninggalnya dua bocah di galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, telah dilaporkan ke Pemprov Jateng

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Galian C di Desa Surajaya Pemalang, tempat terjadinya insiden nahas yang menewaskan dua bocah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Insiden meninggalnya dua bocah di galian C yang ada di Desa Surajaya Pemalang, telah dilaporkan ke Pemprov Jateng. 

ESDM Provinsi Jateng pun mengeluarkan rekomendasi untuk menindak lanjuti insiden tersebut. 

Rekomendasi mengenai evaluasi keamanan dan pengetatan ijin tambang pun dikeluarkan, dengan tujuan tak terulang kejadian serupa. 

Dikatakan Sujarwanto Dwiatmoko Kepala ESDM Provinsi Jateng, kasus yang terjadi di Desa Surajaya telah diperiksa oleh Inspektur tambang. 

"Kepala Teknik Tambang, atau penanggungjawab teknis lapangan telah melaporkan insiden itu, dan inspektur tambang melakukan pemeriksaan," jelasnya, Rabu (24/3/2021).

Ia menuturkan, papan larangan di lokasi sudah dipasang, namun tidak ada pagar pembatas agar masyarakat umum tidak masuk.

"Untuk itu, proses lanjutan akan ditelaah lebih dalam. Agar ada pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut," 

Dikatakan Sujarwanto, penegasan aturan selalu dilakukan, guna mengingatkan pengusaha tambang lewat surat dinas.

"Edaran bernomor 543.32/8377 tahun 2020 tertangal 4 September 2020, perihal antisipasi kejadian bahaya di wilayah usaha pertambangan juga dikirim kembali ke pengusaha tambang di Desa Surajaya", imbuhnya. 

Ditambahkannya, dalam edaran tersebut penekanan agar dilakukan patroli secara berkala wajib dilakukan. 

"Patroli di wilayah potensi bencana, seperti lereng yabg mudah runtuh, dan lubang bekas galian. Selain pengusaha wajib menutup akses ke wilayah lubang bekas galian," tambahnya. 

Adapun beberapa waktu lalu, DLH Kabupaten Pemalang juga memberi penegasan, akan melakukan pengetatan ijin untuk seluruh tambang yang ada di Pemalang.

Tercatat terdapat 40 tambang galian C yang mendapat ijin operasional di Kabupaten Pemalang. 

"Pengetatan ijin akan kami lakukan, supaya tidak terulang kejadian serupa. Baik antisipasi bahaya maupun dampak terhadap masyarakat yang ada di sekitar tambang akan jadi acuan dalam operasional penambangan," ucap Suyono Kabid Panataan dan Peningkatkan Kapasitas, DLH Kabupaten Pemalang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved