Breaking News:

Berita Semarang

Badko LPQ dan Anggota DPR RI Sugiono Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Semarang

Badko LPQ Kecamatan Semarang Timur bersama Anggota DPR/MPR RIelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Istimewa
Anggota DPR RI Sugiono, menyapa warga di Keluarahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kecamatan Semarang Timur bersama Anggota DPR/MPR RI, Sugiono, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Muria, Kota Semarang, Selasa (23/3/2021).

Dalam sosialisasi tersebut, Komisi I DP

Anggota DPR RI Sugiono, menyapa warga di Keluarahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (23/3/2021).
Anggota DPR RI Sugiono, menyapa warga di Keluarahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (23/3/2021). (Istimewa)

R RI, Sugiono mengatakan, di tengah perkembangan zaman, idiologi Pancasila beserta nilai-nilainya, terus digempur dengan ideologi atau faham yang masuk dari luar melalui banyak pintu, salah satunya media sosial.

"Maka untuk itu, jika tidak dijaga dengan baik, nilai-nilai itu akan luntur atau hilang dari generasi Indonesia," kata Sugiono dalam sosialisasi bertema Pemasyarakatan Empat Pilar Kebangsaan Bersama Relawan Rumah Putih Sugiono itu.

Dikatakannya, empat pilar kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus disosialisasikan agar terpatri dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Nilai-nilai dalam Pancasila kalau tidak ditanamkan, tidak didoktrin pada generasi muda, maka bisa hilang.

"Maka harus terus disampaikan dan diajarkan, karena ini merupakan fondasi bangsa," tegasnya.

Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, nilai-nilai bangsa ini terus menerus digempur oleh faham dari luar yang sulit dibendung. Kalau tidak dijaga, katanya, nilai-nilai itu bisa terkikis, akan hilang dari sanubari dan ujungnya adalah hilangnya peradaban bangsa Indonesia dari dunia ini.

"Bagaimana menjaganya? Kita harus tanamkan nilai-nilai itu, dengan terus menyampaikan dan menjelaskan kepada generasi muda bahwa ini adalah ajaran yang diajarkan nenek moyang yang harus dipelihara. Karena kalau tidak dipelihara nilai-nilai itu akan terkikis dan mengancam jatidiri bangsa kita," jelasnya.

Apalagi, katanya, sumber daya alam Indonesia sangat melimpah. Banyak negara lain yang ingin merusak bangsa kita, dengan tujuan menguasai sumber daya alam yang ada di Indonesia.

"Kalau tidak kita jaga, kalau tidak kita lindungi, banyak yang ngincar. Kekayaan suku ras dan agama di Indonesia adalah anugrah yang harusnya bisa menguatkan NKRI, jangan malah terpecah belah," paparnya.

Sugiono juga mengatakan, jika perbedaan pada bangsa Indonesia ini memang sudah ada sejak dulu. Dan perbedaan itu diikat oleh perasaan yang sama, diikat oleh nilai-nilai yang sama, diikat oleh bangsa yang sama yang namanya Indonesia.

"Jangan sampai mau dipecah belah. Apalagi dengan derasnya arus informasi dan media sosial, mecah belah Indonesia sangat mudah. Dilempar isu apa di media sosial saja, yang geger senegara. Ini yang harus dipahami, dewasa dalam menyikapi derasnya informasi dan kuatkan fondasi dan nilai-nilai bernegara," tuturnya.

Usai melaksanakan sosialisasi empat pilar, Sugiono didampingi Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso dan beberapa pengurus lain melaksanakan bakti sosial di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved