Breaking News:

Berita Tegal

Harga Beras dari Petani di Kabupaten Tegal Cuma Rp 7.300, Mereka Tolak Impor Beras

Petani di wilayah Kabupaten Tegal tegas menolak terkait rencana pemerintah yang akan mengimpor beras.

tribunnews.com/jeprima
Pemerintah menegaskan tidak akan mengimpor beras umum atau medium meski stok di gudang Bulog kurang dari 1 juta ton. Pasokan beras ini dirasa masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, termasuk untuk bantuan sosial beras keluarga sejahtera (rastra). Tribunnews/Jeprima 

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Petani di wilayah Kabupaten Tegal tegas menolak terkait rencana pemerintah yang akan mengimpor beras. Karena dengan adanya wacana tersebut petani sangat dirugikan, bahkan kondisi saat ini di lapangan harga jual beras sudah turun drastis. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri Desa Dukuhringin Kabupaten Tegal, Giman, pada Tribunjateng.com, Selasa (23/3/2021). 

Giman menjelaskan, saat panen raya seperti sekarang ini biasanya harga jual beras di pasaran bisa sampai Rp 10 ribu per kilogram sekarang paling hanya Rp 7.300 per kilogram. 

Sedangkan untuk yang kualitasnya bagus Rp 8 ribu per kilogram. 

Adapun untuk penjualan gabah juga ikut terkena imbasnya, karena turun dari yang biasanya 1/4 bahu harga Rp 3,5 juta - Rp 4 juta sekarang paling Rp 2 juta. 

"Intinya ketika impor beras petani sangat dirugikan, sehingga kami juga sudah melakukan diskusi dan tegas menolak rencana tersebut. Sudah harga beras turun drastis, harga gabah juga turun, belum lagi mencari tenaga untuk panen juga susah," ungkap Giman. 

Pada kesempatan ini, Giman juga berharap dari pihak Bulog untuk segera menerima gabah dari petani

Karena ketika Bulog sudah menerima, maka tidak terjadi penumpukan gabah dan harga jual juga tidak terlalu turun drastis. 

"Anggota Gapoktan di saya jumlahnya sekitar 90-120 petani. Kami sangat berharap tidak ada impor beras karena sangat dirugikan," harapnya. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved