Breaking News:

Berita Kendal

Khilda Sabet 3 Juara Tingkat Nasional dan Provinsi, Pondok Modern Selamat Kantongi 120 Penghargaan

Pandemi Covid-19 tak menyusutkan prestasi di bidang pendidikan para santri Pondok Modern Selamat Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Pemberian penghargaan oleh Pembina Pondok Modern Selamat Kendal kepada santri berprestasi sepanjang pandemi Covid-19, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pandemi Covid-19 tak menyusutkan prestasi di bidang pendidikan. Seperti yang ditorehkan para santri Pondok Modern Selamat (PMS) Kendal berhasil mengantongi 120 penghargaan tingkat nasional dan provinsi sejak 2020-2021.

Pemberian penghargaan oleh Pembina Pondok Modern Selamat Kendal, Sri Idayanti kepada santri berprestasi sepanjang pandemi Covid-19, Rabu (24/3/2021).
Pemberian penghargaan oleh Pembina Pondok Modern Selamat Kendal, Sri Idayanti kepada santri berprestasi sepanjang pandemi Covid-19, Rabu (24/3/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Satu di antaranya Khilda Afridati Wahda (17) santri asal Jepara kelas XII IPA di SMA PMS Kendal.

Khilda membuktikan diri bahwa pandemi Covid-19 bukan menjadi tantangan untuknya dalam meraih prestasi. Hal itu dibuktikan dengan 3 gelar juara tingkat nasional dan provinsi berhasil digenggamnya.

Masing-masing adalah Medali Emas bidang Studi Biologi pada kejuaraan Olimpiade Pelajar Indonesia 2021, Medali Perak pada Kompetisi Sains Indonesia (KSI) POSI Tahun 2021 tingkat Jawa Tengah, dan Medali Perunggu pada Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) POSI 2021 tingkat Jateng.

Kepada tribunjateng.com, Khilda mengatakan, ketiga penghargaan ia raih di awal 2021. Saat itu, ia tergerak untuk mengisi kegiatan pendidikan dengan mengikuti sejumlah kejuaraan. Dengan harapan, bisa mendapatkan pengalaman dan tambahan ilmu pengetahuan sebagai bekal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Terakhir dapat medali emas kejuaraan Olimpiade Biologi. Semuanya online, sekitar ada 200-an pesaing dari berbagai daerah," terangnya, Rabu (24/3/2021).

Kata Khilda, pandemi Covid-19 sempat membuatnya kurang maksimal dalam mengikuti pembelajaran. Namun, keinginan yang kuat untuk meneruskan pendidikan ke tingkat Universitas membuat Khilda tetap semangat belajar meski dalam suasana pembatasan.

"Dengan mengikuti kejuaraan meski secara online, banyak ilmu yang bisa didapatkan. Modalnya niat dan kemauan. Kalau sudah ada itu, kemudian belajarnya ditingkatkan. Bisa latihan soal atau membaca rangkuman materi," tuturnya. 

Khilda pun mengajak semua peserta didik agar tidak patang menyerah dan terus belajar demi  kualitas pendidikan di Indonesia.

Santri lain, Alindaayu Rahiima Nucifera (15) juga berhasil meraih juara 1 lomba story telling tingkat nasional SMP sederajat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved