Breaking News:

Berita Tegal

Tindak Lanjut Pembangunan KPL Pupuk di Desa Sangkanjaya Tegal, Toto: Masih Dalam Proses

Tindaklanjut pembangunan Kios Pengecer Lengkap (KPL) pupuk di Desa Sangkanjaya, masih dalam proses.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (TanKP) Kabupaten Tegal, Toto Subandriyo, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (24/3/2021). 

Pada Jumat (29/1/2021) lalu perwakilan petani Desa Sangkanjaya berhasil melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Toto Subandriyo, karena beliau yang berwenang. 

Dalam audiensi yang berlangsung di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, jalan Jenderal Ahmad Yani, Procot, Kecamatan Slawi, turut hadir dari pihak distributor pupuk yaitu PT. Petrosida Gresik.

Toto menjelaskan, mengenai kewenangan Pengadaan Kios Pengecer Lengkap (KPL) pupuk sepenuhnya menjadi wewenang distributor. Karena dalam prakteknya ada hubungan kepercayaan atau hubungan bisnis.

Sehingga dari sisi Pemkab Tegal sendiri terutama Dinas Pertanian tetap membantu, yaitu dengan cara menjembatani antara petani dengan distributor melalui audiensi.

"Alhamdulillah hasil audiensi tadi ada titik temu atau ada lampu hijau untuk didirikan Kios Pengecer Lengkap Pupuk di Desa Sangkanjaya," ujar Toto. 

Petugas Penjualan Daerah PT Petrosida Gresik, Restu, mengungkapkan alasan kenapa pihaknya belum berkenan mendistribusikan pupuk ke Desa Sangkanjaya. 

Alasan pertama yaitu akses jalan yang sulit karena harus melewati Jembatan Danawarih, sedangkan jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan motor. Padahal dari sisi distributor juga ada sistem distribusi (aturan) yaitu 6T salah satunya harus Tepat Tempat. 

"Sesuai aturan tersebut, maka ketika kami melakukan pembongkaran langsir itu sama saja menyalahi aturan. Sehingga kami juga tidak mau kedepannya ada masalah. Kesimpulannya jika nanti kami harus melakukan pengangkatan pengecer di Desa Sangkanjaya harus ada yang bertanggungjawab," ungkap Restu.

Restu mengatakan, pihaknya juga mempertimbangkan Tepat harga.  Mengingat jika dibangun KPL di Desa Sangkanjaya maka ada dua kali bongkar, langsir pertama sebelum jembatan danawarih dan yang kedua dari jembatan ke lokasi pengecer di Desa Sangkanjaya.

"Untuk rencana pengadaan KPL di Desa Sangkanjaya itu putusan dari pusat, nantinya kami mengajukan proposal dari pengecer ke kantor pusat terlebih dahulu. Selanjutnya pusat yang akan menindaklanjuti," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved