Breaking News:

Berita Boyolali

Terinspirasi Lagu Cidro Karya Didi Kempot, Siswa SMA di Boyolali Berhasil Ciptakan Album

Mengidolakan Didi Kempot, Ilham Putra Sanjaya berhasil menciptakan album dengan aliran campursari.

IST
Penyanyi asal Boyolali Jawa Tengah, Ilham Putra Sanjaya. 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Lagu-lagu penyanyi campursari kenamaan almarhum Didi Kempot tidak hanya enak untuk didengarkan.

Tak ayal jika kemudian sosoknya menginspirasi banyak orang, satu di antaranya adalah Ilham Putra Sanjaya (19).

Di usianya yang masih muda Ilham begitu sapaan akrabnya berhasil menciptakan album dengan aliran campursari tidak lain karena mengagumi sosok almarhum Didi Kempot.

Ilham mengatakan keberhasilannya menciptakan lagu yang sampai sekarang terkumpul sebanyak 17 lagu bukan karena ada pendidikan khusus seperti les menyanyi maupun tergabung dalam sebuah komunitas musik.

"Saya suka atau hobi menyanyi saja. Soal ide atau inspirasi menyusun lirik lagu dari banyak referensi mendengarkan lagu-lagu Pakde Didi Kempot terutama lagu Cidro," terangnya, Kamis (25/3/2021). 

Ilham masih tercatat sebagai siswa di SMAN 2 Boyolali.

Saking ngefans dengan Pakde Didi Kempot, studio rekaman yang dipakai untuk merekam lagu-lagunya menggunakan jasa MA Studio di Sragen tempat almarhum Didi Kempot banyak merekam lagu.

Ia memilih genre lagu campursari karena dinilai lebih enak didengarkan ketimbang jazz, pop maupun remix.

Beberapa lagunya diakui tidak berbeda dengan karangan almarhum Didi Kempot yang bercerita soal patah hati.

"Saya juga sering mengikuti lomba menyanyi. Nah, lagu-lagu yang sudah ada video klipnya hasil ciptaan saya sendiri. Lokasi syuting sebagian di Boyolali, Salatiga, dan Tawangmangu," katanya

Penyanyi yang beralamat di Desa Banyusodo, RT 02/RW 10, Kelurahan Tanduk, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali itu berharap lagu-lagunya dapat dinikmati banyak orang melalui kanal YouTube miliknya Ilham Official Channel.

Ilham mengungkapkan lirik lagu dengan tema patah hati yang menjadi materi dalam lagu-lagunya karena lebih banyak diterima pendengar tidak hanya dari kalangan atas tetapi semua.

Beberapa lagu yang telah ditulis antara lain berjudul Ono Batese, Tego, Ora Tak Roso, Pingku Koyo Ngene, Ditinggal Pacar, Khianat Cinta, Koyo Watu, Ngetan Ngulon, Soyo Adem, dan Bungah Atiku.

"Dari total 17 lagu, dua sebentar lagi baru mau rilis. Lagu Cidro karya Pakde Didi Kempot banyak mempengaruhi karya saya termasuk yang terakhir berjudul 'Nandang Rindu', bercerita pula tentang patah hati dan sebagainya," ujarnya. (ris)

Ingin lihat video yang lain silahkan klik di sini.

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved