Breaking News:

Berita Karanganyar

Bulog Baru Serap 70 Ton Gabah Hasil Panen Petani Karanganyar

Bulog telah menyerap sekitar 70 ton hasil panen petani yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Petugas dari Bulog saat mengecek kadar air hasil panen petani di Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Jumat (26/3/2021). 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bulog telah menyerap sekitar 70 ton hasil panen petani yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Gudang Bulog Triyagan, Tri Aswarno saat melakukan penyerapan hasil panen dari petani yang ada di Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu pada Jumat (26/3/2021). 

Sejak anjloknya harga gabah di pasaran, Bulog diberikan kebijakan untuk menyerap hasil panen dari petani dengan pembayarannya sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan standar yang telah ditentukan.

Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Solo telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP).

Baca juga: Ampyang Jawa & Sambel Pecel Jawa Oleh-oleh Khas Karanganyar

Baca juga: Museum Dayu Gondangrejo Karanganyar Diperkirakan Beroperasi Dalam Waktu Dekat

Baca juga: Harga Gabah di Karanganyar Anjlok, Dwi Tak Langsung Jual Seusai Panen

Baca juga: Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Karanganyar, Divonis 1 Bulan Penjara, Begini Tanggapan Agus Bereng

Dari hasil kesepakatan Bulog ditargetkan dapat menyerap hasil panen petani sebesar 15 ribu ton pada masa panen Maret-April 2021.

"Pertimbangan beli gabah petani karena harga jatuh. Bulog diberi kebijakan untuk membeli Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 4.200 per Kg dengan ketentuan kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa atau kotoran maksimal 10 persen," kata Tri Aswarno kepada Tribunjateng.com. 

Apabila ternyata hasil panen gabah dari petani melebihi kadar air yang telah ditentukan akan dilakukan rafaksi harga dengan harga berkisar Rp 4.000 hingga Rp 4.200 per Kg. 

Dari target yang disepakati dengan Dispertan PP lanjutnya, hingga saat ini Bulog telah menyerap hasil panen petani sekitar 70 ton. Seperti di wilayah Matesih, Bejen, Tasikmadu dan Jaten.

Dalam melakukan penyerapan hasil panen petani, Bulog juga mengalami beberapa kendala.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved