Breaking News:

Berita Kudus

Pedagang Kaki Lima di Kudus City Walk Sudah Bisa Transaksi Non Tunai

Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pekojan Kudus yang berjualan di Kudus City Walk, sudah menggunakan sistem pembayaran non tunai.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pekojan Kudus sudah mulai berjualan di Kudus City Walk, Jumat (26/3/2021) malam ini. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pekojan Kudus yang berjualan di Kudus City Walk, sudah menggunakan sistem pembayaran non tunai untuk mencegah penularan Covid-19 melalui mata uang.

Ketua Paguyuban PKL Pekojan, Mundloha mengatakan, sudah bisa menerima pembayaran non tunai lewat Ovo, Gopay dan Shopee Pay.

"Sekitar 80 persen konsumen juga sudah menggunakan uang elektronik ini. ‎Apalagi pesanan lewat ojek online," ujar dia, saat ditemui, Jumat (26/3/2021).

Terbatasnya area jualan di dalam tenda itu juga membuat pedagang tidak bisa menerima banyak pengunjung.

Apalagi pedagang tidak diperbolehkan untuk menggunakan tikar untuk berjualan, sehingga disarankan untuk membungkus pesanan.

"Pengunjung paling maksimal 4-5 orang tergantung setting tempatnya. Kalau nggak muat nanti pesanannya dibungkus‎," ucap dia.

Sedangkan untuk pengelolaan sampah, pihaknya sudah bekerjasama dengan pemerintah desa setempat.

Mundloha sudah mengingatkan kepada anggotanya sebanyak 60 orang itu untuk memperhatikan kebersihan.

"Sampah tidak dibuah ke selokan, semua harus dimasukkan ke kantong plastik," ujar dia.

Selain itu, pedagang juga tidak diperkenankan menumpuk piring di bawah wastafel cuci tangan.

Hal itu dilakukan untuk menjaga keindahan dan tidak mengganggu pengguna jalan yang ingin mencuci tangan.

"Pakai air dari wastafel boleh, tapi cucinya tetap di dalam tenda masing-masing," ucap dia.

Pihaknya berharap, para pedagang dapat berjualan dengan lancar dan pengunjung tertib menjalankan protokol kesehatan.

"Semoga lancar semua dan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ini awal pulihnya ekonomi kami," ujarnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved