Breaking News:

Berita Banyumas

Program Sekolah Siaga Kependudukan Diresmikan di Banyumas, Beri Wawasan Siswa tentang Usia Menikah

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran.

Istimewa
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memukul gong saat melaunching Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), di SMAN 2 Purwokerto Sabtu (27/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dalam rangka mewujudkan generasi berkualitas, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melaunching Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), di SMAN 2 Purwokerto, Sabtu (27/3/2021).

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Pelaksanaan Bangga Kencana Pada Satuan Pendidikan oleh Kepala DPPKBP3A dengan Kepala SMAN Negeri 2 Purwokerto

Launching SSK ini diikuti oleh Kepala sekolah SMP/MTS, SMA/MA, SMK/MAK se Kabupaten Banyumas, ketua organisasi yang berkecimpung dalam KB dan kependudukan, dilakukan secara daring dan luring. 

Baca juga: Tips Cara Ampuh Wanita Hadapi Pasangan Selingkuh, Beri Waktu, Tidak Perlu Memohon

Baca juga: Mantan Anggota DPRD Palembang yang Terjerat Kasus Penyelundupan Narkoba Minta Tak Dihukum Mati

Baca juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Senyum-senyum Lihat Sebuah Bangunan di Solo

Baca juga: Rekomendasi Liburan di Sragen, Nikmati Segarnya Waterboom Cuma Rp 10 Ribu Sudah Dapat Makan Gratis

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran. 

Adalah sebagai pengayaan materi pembelajaran, yang di dalamnya terdapat pojok kependudukan sebagai salah satu sumber belajar peserta didik sebagai upaya pembentukan generasi berencana. 

Utamanya agar guru dan peserta didik dapat memahami isu kependudukan dan guru mampu mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam pembelajaran. 

Di dalam sekolah tersebut ada pojok kependudukan, sebagai salah satu sumber belajar bagi para peserta didik dalam membentuk generasi keluarga berencana, serta dapat memahami isu kependudukan.

"Tujuannya supaya dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas, serta memiliki pemahaman, sikap dan perilaku yang baik, serta pengetahuan dan wawasan tentang kependudukan dan KB, termasuk permukiman dan sanitasi, serta waktu atau usia menikah," ujar Kepala Dinas Penegndalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Banyumas, Suyanto. 

Wakil Bupati Banyumas mengapresiasi jajaran DPPKBP3A beserta jajaranya. 

Dia berharap dengan adanya Sekolah Siaga Kependudukan yang di launching pada hari ini akan semakin menguatkan tekad dan komitmen, semua pihak dalam melaksanakan pembangunan.

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved