Breaking News:

PN Semarang

Kuasa Hukum: Klien Kami Tak Layak Dipailitkan Hakim PN Semarang

Anggota tim kuasa hukum termohon pailit perkara no. 32/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Smg, Hanitiyo Satria Putra, merasa aneh dengan dikabulkannya permohonan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Zaenal Arifin
Tim kuasa hukum menunjukkan berkas memori kasasi dalam perkara pailit di kantor hukum "Law & Justice" Advocates and Legal Consultant, kemarin. 

Penulis: Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota tim kuasa hukum termohon pailit perkara no. 32/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Smg, Hanitiyo Satria Putra, merasa aneh dengan dikabulkannya permohonan pailit oleh majelis hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Menurut Hanitiyo, kliennya hanya sebagai penjamin hutang dari anaknya saja, bukan sebagai orang yang berhutang atau debitur.

Bahkan, kliennya sudah melakukan pelunasan atas hutang anaknya dengan memberikan 3 sertifikat tanah kepada pemohon pailit.

Itu dibuktikan dengan Akte Notaris dan dua putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Dalam putusan tersebut menyatakan tidak ada hutang dari termohon kepada pemohon.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 6 Halaman 132 135 136 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 5

Baca juga: Kesaksian Pastor, Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar Mencoba Masuk Katedral saat Misa Minggu Palma

Baca juga: Puisi Dibawa Gelombang Sanusi Pane

Baca juga: Anak Didik Valentino Rossi Pimpin Balapan MotoGP Qatar, Ini Jadwalnya

"Saya selaku kuasa hukum menyayangkan dengan adanya permohonan pailit."

"Itu sama saja itikad baik klien kami tersebut diabaikan oleh majelis Hakim. Klien kami tidak layak dipailitkan. Ini ada apa?" ucap Hanitiyo, melalui sambungan telepon, Minggu (28/3/2021).

Perkara pailit no. 32/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Smg tersebut telah diputus 16 Februari 2021 lalu oleh majelis hakim yang terdiri dari Bakri sebagai ketua majelis, Asep Permana dan Eko Budi Supriyanto sebagai hakim anggota.

Hanitiyo berujar, Bahwa selaku kuasa hukum sudah mengirim surat kepada Hakim Pengawas dan Tim Kurator meminta penundaan atas segala kegiatan perkara pailit Nomor : 32/Pdt. Sus-Pailit/2020/pn.smg dikarenakan masih mengajukan upaya kasasi di Mahkamah Agung (MA) supaya tidak menimbulkan akibat hukum dari pelaksanaan atas putusan pailit tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved