Breaking News:

Berita Tegal

Tanggapi Larangan Mudik 2021, Wali KOta Tegal Dedy Yon: Kita Dukung Arahan Pemerintah 

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meminta masyarakat tidak panik dengan dikeluarkannya kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah pusat. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meminta masyarakat tidak panik dengan dikeluarkannya kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah pusat.  

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meminta masyarakat tidak panik dengan dikeluarkannya kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah pusat. 

Ia menilai, kebijakan tersebut tentu sudah mempertimbangkan resiko penularan Covid-19 di transportasi umum. 

Menurut Dedy Yon, transportasi umum berpotensi menjadi tempat penularan di musim mudik. 

Terlebih jika ada masyarakat yang lalai dalam protokol kesehatan. 

Ia mengatakan, jika pun diperbolehkan, lebih baik masyarakat yang mudik dengan kendaraan pribadi. 

Karena kendaraan umum terlalu sangat beresiko. 

"Jadi saat ini kita menunggu arahan dari pemerintah pusat, untuk kepastiannya. Yang jelas bahwa Kota Tegal mendukung arahan dari pemerintah," katanya kepada tribunjateng.com, Sabtu (27/3/2021). 

Terkait dampak ekonomi atas larangan mudik, menurut Dedy Yon, kebijakan tersebut menjadi antisipasi dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. 

Ia memperkirakan dampaknya tidak terlalu besar. 

Menurutnya, beberapa masyarakat pun sudah ada yang menyempatkan pulang sebelum Ramadan dan Lebaran 2021. 

Jadi masyarakat sudah terbiasa dengan tidak mudik di masa pandemi Covid-19. 

"Ya saya harapkan posisi seperti ini mudik pakai mobil pribadi saja. Karena kendaraan umum ini riskan. Kalau pakai kendaraan umum lebih baik tidak usah," ungkapnya. (fba)

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved