Breaking News:

Berita Internasional

Aparat Myanmar Tembaki Warga Sipil di Upacara Pemakaman 114 Demonstran

Pada Minggu (28/2021) waktu setempat, aparat keamanan Myanmar melepaskan tembakan di upacara pemakaman.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Seorang pria memegang poster yang menampilkan pengunjuk rasa Kyal Sin saat orang-orang menghadiri prosesi pemakamannya di Mandalay pada 4 Maret 2021, sehari setelah dia ditembak di kepala saat mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer. (STR / AFP) 

Tetapi orang-orang di Mandalay mengepung kantor polisi pada larut malam, menuduh pasukan keamanan melakukan pembakaran setelah lima rumah terbakar, kata warga.

Reuters tidak dapat menghubungi polisi di sana untuk berkomentar.

Setidaknya enam anak berusia antara 10 -16 tahun termasuk di antara mereka yang terbunuh pada hari Sabtu, menurut laporan berita dan saksi mata.

Demonstran menyebut para korban sebagai "Bintang Jatuh".

Pertumpahan darah menarik kecaman negara-negara Barat.

Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar mengatakan tentara sedang melakukan "pembunuhan massal" dan menyerukan kepada dunia untuk mengisolasi junta dan menghentikan aksesnya ke senjata.

Kritik dan sanksi asing yang dijatuhkan oleh beberapa negara Barat sejauh ini gagal menggoyang para pemimpin militer, karena hampir setiap hari aksi protes di seluruh negeri sejak junta mengambil kekuasaan dan menahan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

"Kami salut kepada pahlawan kami yang mengorbankan nyawa selama revolusi ini dan kami harus memenangkan Revolusi ini," kata salah satu kelompok protes utama, General Strike Committee of Nationalities (GSCN), yang diposting di Facebook.

Pertempuran berat juga meletus antara militer dan sejumlah kelompok bersenjata etnis yang mengendalikan sejumlah negara bagian.

Sekitar 3.000 orang mengungsi ke negara tetangga Thailand setelah jet militer mengebom daerah yang dikendalikan oleh milisi Karen National Union (KNU) di dekat perbatasan, kata sebuah kelompok aktivis dan media lokal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved