Breaking News:

Berita Internasional

Aparat Myanmar Tembaki Warga Sipil di Upacara Pemakaman 114 Demonstran

Pada Minggu (28/2021) waktu setempat, aparat keamanan Myanmar melepaskan tembakan di upacara pemakaman.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Seorang pria memegang poster yang menampilkan pengunjuk rasa Kyal Sin saat orang-orang menghadiri prosesi pemakamannya di Mandalay pada 4 Maret 2021, sehari setelah dia ditembak di kepala saat mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer. (STR / AFP) 

Dalam serangan udara oleh militer pada hari Sabtu, setidaknya tiga warga sipil tewas di sebuah desa yang dikendalikan oleh KNU, kata sebuah kelompok masyarakat sipil.

Milisi sebelumnya mengatakan telah menyerbu pangkalan militer di dekat perbatasan, menewaskan 10 orang.

Pertempuran juga meletus pada hari Minggu antara kelompok bersenjata lainnya, Tentara Kemerdekaan Kachin, dan junta militer di daerah penambangan giok Hpakant di utara.

Pasukan Kachin menyerang kantor polisi dan militer merespons serangan udara, lapor media Kachinwaves.

Tidak ada laporan korban jiwa.

Seorang juru bicara junta tidak menjawab panggilan untuk berkomentar tentang pembunuhan atau pertempuran.

Seorang pengunjuk rasa antikudeta melemparkan bom asap terhadap tindakan keras polisi di kota Thaketa Yangon, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021. (Foto AP, Channel News Asia)
Jenderal Senior Min Aung Hlaing, pemimpin junta, mengatakan selama parade untuk menandai Hari Angkatan Bersenjata bahwa militer akan melindungi rakyat dan mengupayakan demokrasi.

Negara-negara barat termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Uni Eropa kembali mengutuk tindakan kekerasan militer terhadap warga sipil.

"Ini mengerikan, itu benar-benar keterlaluan," kata Presiden AS Joe Biden kepada wartawan di Delaware.

"Berdasarkan laporan saya telah mendapat banyak orang telah dibunuh benar-benar tidak perlu."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved