Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pendidikan

Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Pembelajaran Multimedia Kreatif Bagi Guru SD

Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya kemampuan bagi guru SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang dalam penggunaan video saat proses pembelajaran

Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Istimewa
Dosen FTIK USM memberikan pelatihan pemanfaatan pembelajaran multimedia kreatif untuk guru SD di SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid-19 membuat proses pembelajaran dilakukan dengan  metode daring atau online.

Begitu juga dengan SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang yang juga menerapkan media pembelajaran dengan metode tersebut.

Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya kemampuan bagi guru SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang dalam penggunaan video saat proses pembelajaran online.

Hal inilah yang mendorong tiga dosen FTIK Universitas Semarang (USM) yaitu Ahmad Rifa’i, Siti Asmiatun, dan Astrid Novita Putri melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembelajaran multimedia kreatif di SD tersebut.

Dalam pelatihan tersebut, tim dosen mengangkat tema "Pemanfaatan Pembelajaran Multimedia Kreatif untuk Guru SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang" yakni menggunakan metode praktik langsung dengan laptop ataupun handphone.

Menurut Siti Asmiatun, pembelajaran multimedia kreatif merupakan salah satu media pembelajaran yang dibutuhkan saat pandemi seperti ini. Namun saat ini pembelajaran di SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang masih menggunakan Whatsapp (WA).

"Selama ini guru memberikan penjelasan dan soal latihan menggunakan teks ataupun pesan suara dan video yang diambil secara langsung menggunakan aplikasi whatsapp," kata Asmiatun, dalam keterangannya di Semarang, Senin (29/3/2021).

Hal ini disebabkan guru di SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang masih belum bisa membuat pembelajaran multimedia kreatif dengan menggunakan komputer maupun handphone.

"Karenanya, guru perlu memanfaatkan video editing untuk proses pembuatan materi pembelajaran untuk siswa yang lebih kreatif," ujarnya.

Tim dosen lainnya, Ahmad Rifa’i  menambahkan, bahwa pembuatan materi menggunakan video ini agar memudahkan siswa dalam mempelajari materi dan dapat diputar berulang-ulang.

"Pembelajaran multimedia kreatif ini memanfaatkan Microsoft Powerpoint untuk membuat materi yang menarik dan Filmora maupun Filmora Go untuk membuat video yang kreatif," jelasnya.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan nantinya guru-guru di SD Negeri Pedurungan Kidul 02 Semarang dapat dengan lancar membuat materi pembelajaran yang kreatif dengan menggunakan video. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved