Breaking News:

Berita Semarang

Larangan Mudik Lebaran 2021, Hendi: Kebijakan Transportasi yang Mendukung Mudik Jangan Dimudahkan

"Kalau Pemerintah Pusat melarang, kami di Semarang akan mendukung, menyupport, dan mengarahkan supaya tidak mengizinkan orang mudik,"

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Hermawan Handaka
PT KAI mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) untuk mengakomodir mobilitas penumpang yang mendapatkan pengecualian selama masa larangan mudik 2020 dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Pusat telah memutuskan larangan mudik bagi masyarakat pada libur lebaran idul fitri mendatang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menanggapi soal larangan mudik tersebut.

Hendi, sapaan akrabnya mengatakan, Pemerintah Kota Semarang memiliki hubungan hierarkis dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Jika Pemerintah Pusat melarang mudik, selaku kepala daerah pihaknya tentu akan memberi support terhadap kebijakan tersebut.

"Kalau Pemerintah Pusat melarang, kami di Semarang akan mendukung, menyupport, dan mengarahkan supaya tidak mengizinkan orang mudik," papar Hendi, Senin (29/3/2021).

Menurutnya, kebijakan yang diambil harus seimbang dengan pelaksanaannya di lapangan.

Artinya, jika sudah ada larangan mudik, moda transporasi yang mendukung aktivitas mudik seharusnya tidak dimudahkan.

"Misal, dilarang mudik tapi kereta api tetap jalan, bus jalan, pesawat jalan

Ini perlu upaya ekstra lagi untuk menghambat masyarakat pulang dari barat ke timur. Itu saran saja," paparnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved