Breaking News:

Berita Solo

Soal Aturan Larangan Mudik, Gibran Tidak Mau Menangani Corona dari Nol: Capek

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu meminta warga untuk bersabar lagi. Sebab, kebijakan keluar pasti ada alasannya

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -  Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy keluarkan kebijakan melarang mudik Lebaran 2021 yang berlaku untuk seluruh masyarakat. 

Menanggapi kebijakan tersebut, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui banyak masyarakat protes terkait larangan mudik Lebaran tahun ini. 

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu meminta warga untuk bersabar lagi. Sebab, kebijakan keluar pasti ada alasannya. 

"Saya tahu, banyak sekali warga masyarakat yang protes soal kebijakan larangan mudik ini. Namun, sekali lagi saya mohon, mungkin tahun ini menahan diri dulu untuk tidak mudik," ucap Gibran, Minggu (28/3/2021) kemarin. 

Gibran menegaskan, larangan mudik tersebut berlaku juga bagi semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Solo.

Terkait larangan mudik bagi ASN pihaknya akan membuat Surat Edaran (SE). 

"Saya tekankan ASN tidak boleh mudik, kita menahan dulu supaya kita cepat pulih dari pandemi. Jangan sampai nekat mudik, justru membuat naik lagi grafiknya kasus Covid-19," ucapnya. 

Dia tidak ingin, kasus penyebaran Corona di Solo melonjak usai libur panjang Lebaran. 

Dia juga mengaku capai jika harus menangani corona mulai dari nol. 

"Kita tidak mau mengulangi menangani Corona dari nol karena capek. Lebih baik kita menahan diri (tidak mudik Lebaran, red)," jelasanya. 

Gibran menegaskan, saat ini Kota Solo sudah masuk ke zona hijau. Seperti diketahui, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo zona merah Covid-19 di 54 kelurahan tidak ada. 

"Untuk zona merah sudah tidak ada lagi. Vaksinasi terus dilakukan dan anak sekolah bulan April sudah bisa masuk sekolah," jelasnya. 

Ayah Jan Ethes itu menambahkan, dengan status zona hijau rumah sakit rujukan corona juga sudah banyak yang kosong tidak ada merawat pasien corona. 

Dia khawatir, bila masyarakat mudik Lebaran rumah sakit rujukan akan dipenuhi pasien corona. 

"Soal tempat karantina bagi yang nekat mudik belum disiapkan. Saya buat dulu kebijakan-kebijakan untuk menjaga supaya Solo tidak merah lagi," tandasnya. (*) 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved