Breaking News:

UNS Surakarta

Waldjinah Nyanyikan Walang Kekek Saat Terima Penghargaan dari UNS Solo

Harapan saya semoga Ibu tetap sehat, dapat menjadi teladan para generasi muda, dan seni keroncong semakin tumbuh berkembang

Editor: abduh imanulhaq
IST
UNS Surakarta menganugerahkan penghargaan Widyatama Parasamya Anugraha Budhaya kepada Waldjinah 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menganugerahkan penghargaan Widyatama Parasamya Anugraha Budhaya kepada Waldjinah yang merupakan Maestro Seni Keroncong Indonesia.

Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, memberikan langsung penghargaan tersebut kepada Waldjinah di rumah seniman asal Surakarta ini.

Prosesi itu juga ditayangkan pada Pergelaran Wayang Kulit Virtual dalam Rangka Dies Natalis Ke-45 UNS.

Penyanyi yang namanya melambung lewat lagu “Walang Kekek” ini menerima UNS Award 2021 atas prestasi luar biasanya di bidang seni musik keroncong Indonesia.

Waldjinah konsisten dan berhasil melestarikan serta mengembangkan seni keroncong, hingga mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia termasuk Kota Surakarta.

Terbukti, dengan merilis 200 album dan 1.700 lagu, beragam capaian gemilang dan penghargaan bergengsi telah diperoleh Waldjinah.

Tiga di antaranya ialah Metronome Award Penghargaan Seni Penyanyi Langgam Keroncong Legendaris Tahun 2006, Tokoh inspiratif Artis Solo, Duo/Grup Terbaik Bidang Keroncong 18th AMI Award 2015, Karya Produksi Keroncong/Keroncong Kontemporer, Langgam/Stambul terbaik AMI Award 2017.

Mugi Ibu kersa nampi penghargaan menika. Pangajab kula mugi Ibu tetep sehat, dados patuladhan para muda satemah seni keroncong sansoyo ngrembaka (Semoga Ibu berkenan menerima penghargaan ini. Harapan saya semoga Ibu tetap sehat, dapat menjadi teladan para generasi muda, dan seni keroncong semakin tumbuh berkembang),” tutur Prof. Jamal.

Waldjinah pun menyambut hangat Prof. Jamal yang turut didampingi Prof. Djoko Suhardjanto (Ketua Dies Natalis Ke-45 UNS), Ibu Budhi Jamal Wiwoho (Ketua DWP UNS), dan Dr. Deddy Whinata Kardiyanto (Kepala UPT Humas dan Media UNS).

Ia mengucap terima kasih, di usianya yang tak lagi muda, UNS berkenan memberi perhatian kepadanya.

Matur nuwun Pak Rektor. Panjenengan-panjenengan tasih mikir dhateng kula. Kula matur nuwun sanget (Terima kasih Pak Rektor. Anda sekalian masih perhatian terhadap saya. Saya sangat berterima kasih),” kata Waldjinah.

Suasana penyerahan penghargaan tersebut semakin hangat ketika Waldjinah menyanyikan Walang Kekek dan Tanjung Perak di hadapan para tamunya.

Nyanyian itu pun disambut dengan tepuk tangan dan tawa ceria.

Di sisi lain, penghargaan ini menjadi bentuk komitmen dan perhatian UNS dalam upaya pelestarian budaya Indonesia.

Hal itu senada dengan visi UNS untuk Menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan nilai luhur budaya nasional. Humas UNS

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved