Breaking News:

Berita Pekalongan

Akibat Abrasi di Simonet Pekalongan, Tambak dan Kebun Melati Hilang

Akibat abrasi yang terjadi di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, banyak tambak, kebun melati.

Istimewa
Warga bergotong-royong membuat jalan sak-sak yang terbuat dari bambu 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Akibat abrasi yang terjadi di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, banyak tambak, kebun melati, hilang lenyap menjadi lautan.

"Saya dulunya petani tambak bandeng dan udang dan punya tambak 1 hektare. Sekarang hilang akibat abrasi," kata Suroso (55) warga dukuh Simonet kepada Tribunjateng.com, Selasa (30/3/2021).

Dulu tambak yang dijadikan mata pencaharian sehari-hari, kini hilang karena abrasi.

Akibat hal ini, pekerjaannya berubah menjadi serabutan.

"Saya banting setir mas, dulunya petani tambak sekarang serabutan. Kadang menjadi tukang kayu, kadang memancing, kadang juga mencari kepiting. Ini dilakukan untuk bisa menafkahi keluarga."

"Selain tambak ada juga petani bung melati, sekarang tambak dan bunga melati hilang semua," imbuhnya.

Suroso mengatakan, apa yang sudah terjadi harus kuat dan dilalui.

Kemudian ia menceritakan, dahsyatnya abrasi yang menerjang dukuhnya.

"Saya pindah ke rumah ini itu awal tahun 2021, dulu rumah saya itu di ujung tambak ini. Saya tidak mengira kalau rumahnya yang dulu ditinggali terkena abrasi, padahal jaraknya 1,5 km dari bibir laut," katanya.

Halaman
123
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved