Breaking News:

Berita Pati

Bupati Pati Haryanto Sebut 4 Isu Strategis di Musrenbang RKPD 2022

Pemkab Pati menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/3/2021).

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/3/2021).

Musrenbang ini bertema “Penguatan Ketahanan Ekonomi Pascapandemi Covid-19 untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik”.

Kegiatan ini dilangsungkan secara hybrid. Sebagian mengikuti langsung di Pendopo, sebagian lainnya mengikuti secara virtual.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, Musrenbang tingkat kabupaten ini sebelumnya telah didahului musrenbang tingkat desa dan kecamatan. 

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pati tahun 2022.

Haryanto menyebut, terdapat empat isu strategis dalam RKPD 2022.

Keempatnya yakni penguatan ketahanan ekonomi berkelanjutan, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi.

“Empat isu strategis ini hendaknya bisa dimengerti sesuai alokasi anggaran yang ada,” ungkap dia.

Haryanto mengatakan, kunci keberhasilan pembangunan daerah adalah alokasi anggaran yang tepat.

Capaiannya bisa dilihat dari beberapa indikator, di antaranya angka kemiskinan, angka pengangguran, dan angka pertumbuhan ekonomi.

Namun demikian, berkaca pada pengalaman 2020 dan 2021 ini, dia mengatakan bahwa perencanaan anggaran yang bagus dan matang bisa juga terganggu karena ada peristiwa tak terduga.

Dalam hal ini adalah terjadinya pandemi Covid-19.

“Perencanaan bagus, ditata satu tahun lebih, tapi tiba-tiba kalau dihadapkan pandemi covid-19, lalu ada surat satu lembar dari kemenkeu, diminta refocusing, akhirnya kelabakan semua. Beberapa rencana kegiatan yang mestinya dilaksanakan 2021 terpaksa ditunda,” kata Haryanto.

Namun demikian, lanjut Haryanto, dia berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa tetap bersinergi untuk melakukan kerja pembangunan sesuai empat isu strategis yang telah disebutkannya. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved