Breaking News:

Beriuta Jakarta

Dirjen Dikti Dorong Mahasiswa Ikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka

Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka dijalankan melalui delapan program, di antaranya MBSI.

Istimewa
Dirjen Dikti Kemendikbud RI Prof. Ir. Nizam saat menjadi narasumber dalam seminar online di UKSW Salatiga, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah meluncurkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, di mana implementasinya dijalankan melalui delapan program yang di antaranya adalah Magang Berkualitas dan Studi Independen (MBSI).

Direktur Jenderal Perguruan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam mengatakan, Program MBSI ini dilatarbelakangi fenomena paradoksal yang kerap dihadapi, yakni begitu banyaknya jumlah para pencari kerja di Indonesia, namun di sisi lain ada banyak lowongan kerja yang perlu diisi sumber daya manusia (SDM).

Hal ini dibuktikan dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Agustus 2020 yang menunjukkan adanya 9,77 juta pengangguran terbuka (semua lulusan) dan masih banyak peluang kerja yang dibuka di berbagai kanal sampai 2021.

Di samping itu, perusahaan juga kerap mengalami kekecewaan karena mendapati tingkat kehadiran yang rendah pada tahap seleksi dan tidak bisa mendapatkan SDM yang sesuai dengan keinginan.

"Sesuai latar belakang tersebut, kami mendorong para pencari kerja tanpa lelah melamar lowongan dan mengikuti acara-acara pengembangan diri agar menaikkan daya saing dan daya jual di mata employe," kata Nizam, dalam keterangannya, Rabu (31/3/2021).

Ia berpendapat, para perekrut juga tanpa lelah berkeliling Indonesia, menggunakan berbagai platform, untuk dapat mengakuisisi talenta-talenta terbaik bangsa ini. Namun, seringkali keduanya tidak bertemu di ujung jalan.

"Melalui program Magang dan Studi Independen ini, diharapkan dapat menjadi solusi bagi kedua pihak agar dapat saling mencapai tujuan yang diinginkan," ujarnya.

Ketua Subpokja MBSI, Nurhadi, menjelaskan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka ini adalah sebuah upaya pemerintah untuk menjembatani dan mengamankan ketersediaan talenta berkualitas bagi industri nasional yang membutuhkan solusi alternatif.

Hal itu untuk mendapatkan talenta yang sesuai dengan kualifikasi dan cocok dengan budaya organisasi, sehingga bisa memberikan kontribusi yang nyata dalam jangka waktu yang lama.

Bagi mahasiswa sendiri, program MBSI Bersertifikat Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran di luar kampus, sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Episode 2, yang memberikan hak untuk mendapatkan 20 hingga 40 SKS pengalaman belajar di luar kampus selama satu atau dua semester.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved