Berita Semarang
Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Festival HAM Nasional 2021
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Pemerintah Kota Semarang akan menyaipakan festival ini sebaik mungkin.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang akan menjadi tuan rumah Festival HAM Nasionalpada 16 -19 November mendatang.
Festival HAM ini bakal diikuti oleh seluruh daerah di Indonesia serta sejumlah aktivis HAM dari luar negeri.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Pemerintah Kota Semarang akan menyaipakan festival ini sebaik mungkin.
Festival akan diselenggarakan kombinasi antara luring dan daring mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
"Ini masih cukup lama. Kami bisa memulai persiapan lokasi akomodasi, dan menyiapkan beberapa tempat yang bisa dijadikan role model atau sharing pemikiran terkiat penerapan HAM di Semarang," papar Hendi, saat press conference Festival HAM di Balai Kota Semarang, Selasa (30/3/2021).
Menurutnya, kegiatan ini akan dilakukan di beberapa hotel mengingat tidak mungkin mengumpulkan seluruh peserta dalam satu tempat.
Setidaknya, pihaknya akan membagi peserta ke lima hotel yang nantinya akan tersambung satu sama lain saat acara bersama.
Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan Festival HAM dengan haarapan ke depan setiap kebijakan dan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.
"Kami sudah lakukan itu meski baru empat tahun terakhir. Mungkin di beberapa lokasi masih ada yang belum mememuhi. Contoh, kamar mandi disabilitas belum seluruhnya memadai, itu jadi perbaikan kami," terangnya.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden bidang HAM, Siti Ruhaini Dzuhayatin memaparkan, Kota Semarang terpilih menjadi tuan rumah Festival HAM berdasarkan portofolio dan berbagai catatan.
Pihaknya menilai, penyelesaian masalah HAM di Semarang seperti permasalaham gereja, pemberian hak, serta perbaikan infrastruktur cukup baik.
Didukung pula adanya Kampung Pancasila dan praktik Jogo Tonggo selama pandemi Covid-19.
"Itu menunjukan resiliensi ketangguhan. Hal-hal baik ini harus kami branding," ucapnya.
Tema pada Festival HAM 2021 nanti yaitu Merayakan Kebhinekaan Inklusi dam Resiliensi.
Menurut Siti, konsepnya akan dibuat lebih menarik. Selama ini, HAM selalu berkaitan dengan pelanggaran sedangkan kesuksesan persoalan HAM jarang terekspos.
"Maka dengan tema ini kebhinekaan inklusi dan resiliensi, kami merayakan keberhasilan mengenai HAM ," imbuhnya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemerintah-kota-semarang-festival-ham-di-balai-kota-semarang.jpg)