Breaking News:

Berita Kendal

Produksi Padi di Kendal Naik 4,6 Persen, Dico Ingin Hasil Panen Diserap Bulog

Dalam rangka mengatasi keresahan petani padi Kendal tentang anjloknya harga gabah, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menggandeng Badan Urusan Logistik (B

Istimewa
Bupati Kendal mengikuti panen padi bersama kelompok petani di Desa Tanjung Anom Kecamatan Rowosari, Selasa (30/3/2021). 

Penulis: Saiful Ma'sum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dalam rangka mengatasi keresahan petani padi Kendal tentang anjloknya harga gabah, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) agar bisa menyerap hasil panen padi di Kabupaten Kendal.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti panen padi di Desa Tanjung Anom Kecamatan Rowosari.

Satu di antara upayanya, di Kendal mulai dibangun gudang Bulog dengan model Modern Rice Milling yang berada di Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh dengan target dapat dioperasikan pada September 2021. 

Dico mengatakan, hasil padi di Kendal memiliki kualitas baik tak kalah dengan produksi dari daerah sekitar. 

Ia berharap, Bulog bisa menyerap produksi dari petani Kendal dengan maksimal agar perputaran gabah tidak melebar ke luar daerah. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat Kendal sendiri. 

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan Bulog, terlebih sekarang sedang dilakukan pembuatan Modern Rice Milling dan itu tentunya bisa menyerap gabah lebih baik (banyak-red) lagi," terangnya di Kendal, Selasa (30/3/2021).

Kata Dico, pembangunan gudang Bulog Rice Milling nantinya bisa membantu petani di Kendal terkait harga jual gabah.

Artinya, dengan penyerapan gabah dari Bulog diharapkan harga jual gabah dari petani menjadi lebih stabil dan tidak mengalami penurunan yang tajam.

Karena Bulog bisa melakukan penggilingan sendiri setelah membeli gabah dari petani.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved