Breaking News:

Berita Regional

Tati Si Manusia Silver Kehilangan Satu Mata karena Terinfeksi Cat Semprot

Seorang perempuan yang sehari-hari mencari nakah dengan menjadi manusia silver, Tati (34), kehilangan satu bola matanya.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Tati (34), perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai manusia silver untuk mencari uang, harus kehilangan satu bola matanya. Mata Tati terinfeksi cat semprot warna silver yang kerap dipakainya. (Dok Kemensos) 

Setelah dari rumah sakit, tim Kemensos pun membantu mencari keluarga Tati.

Tati adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara.

Tati dan keluarganya pernah tinggal di salah satu tanah milik PT Kereta Api Indonesia di bilangan Jakarta Barat.

Namun, rumah itu mengalami kebakaran dan ibunda Tati meninggal.

Sejak saat itu keluarga Tati berpencar hingga akhirnya Tati hidup seorang diri di jalanan.

Tim Kemensos pun akhirnya berhasil menemui kakak Tati, Yuni, yang tinggal di pinggiran kali dekat gedung Kementerian Agama.

Yuni pun berterima kasih kepada Kemensos yang bersedia membiayai operasi pengangkatan mata Tati.

"Saya berterima kasih kepada Kementerian sosial melalui Balai Mulya Jaya karena telah membantu adik saya untuk bisa dioperasi.

Saya tidak punya uang untuk membayar operasinya sementara anak saya banyak masih kecil-kecil.

Saya siap untuk mendampingi adik saya bila dibutuhkan," ujar Yuni. (*)

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved