Breaking News:

Berita Purbalingga

Gugatan Praperadilan Rinah Tersangka Kasus Aborsi di Purbalingga Ditolak Hakim

Hakim PN Purbalingga menolak permohonan praperadilan terkait kasus aborsi bernama Rinah Supriyono.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Suasana sidang praperadilan terkait penetapan status tersangka kasus aborsi bernama Rinah Supriyono yang digelar di Pengadilan Negeri Purbalingga, pada Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purbalingga menolak permohonan praperadilan terkait penetapan status tersangka kasus aborsi bernama Rinah Supriyono (49) warga Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Wakapolres PurbaIingga, Kompol Sopanah saat berada di Mapolres Purbalingga, Rabu (31/3/2021).
Wakapolres PurbaIingga, Kompol Sopanah saat berada di Mapolres Purbalingga, Rabu (31/3/2021). (TRIBUNBANYUMAS/Ist.)

Hal tersebut diputuskan dalam sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Purbalingga, pada Rabu (31/3/2021).

Kapolres Purbalingga, AKBP Fannky Ani Sugiharto melalui Wakapolres PurbaIingga Kompol Sopanah menyampaikan penetapan tersangka kasus aborsi yang dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Purbalingga sudah sesuai prosedur. 

Hal itu juga dikuatkan dengan bukti permulaan yang cukup sehingga prosesnya berlanjut.

"Penolakan hakim Pengadilan Negeri Purbalingga dalam sidang praperadilan menegaskan bahwa prosedur yang dilakukan pihak Kepolisian Polres Purbalingga sudah benar sesuai dengan aturan," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com.

Wakapolres menjelaskan dengan putusan sidang praperadilan tersebut maka kasus aborsi dengan tersangka Rinah Supriyono (49) akan dilanjutkan dan mengikuti proses sesuai ketentuan. 

Berkas perkara juga sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Purbalingga dan telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Dengan demikian proses selanjutnya yaitu pelimpahan tersangka dan barang bukti. Untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan dan dilakukan proses sidang," ungkapnya. 

Sebelumnya keluarga tersangka kasus aborsi bernama Rinah Supriyono melalui kuasa hukumnya, Ananto Widagdo melayangkan gugatan praperadilan kepada Kapolres Purbalingga

Gugatan dilakukan karena keluarga tersangka menilai ada kejanggalan dalam prosedur penetapan tersangka kasus tersebut.

Dalam sidang praperadilan yang digelar, Hakim Pengadilan Negeri PurbaIingga Mochamad Umaryaji, memutuskan menolak permohonan praperadilan pemohon. 

Selain itu, menetapkan bahwa penetapan tersangka adalah sah menurut hukum karena telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved