Breaking News:

Berita Semarang

Kepada Ketua KPAI, Ganjar Soroti Masalah Anak Terpapar Paham Radikalisme

Ketua KPAI Susanto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Semarang pada Rabu (31/3/2021).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Istimewa
Gubernur Ganjar (kedua kanan) berbincang dengan Ketua KPAI, Susanto terkait perlindungan anak di Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Semarang pada Rabu (31/3/2021).

Susanto didampingi Komisioner KPAI Jasra Putra dan Ai Maryati Solihah. Kunjungan ini sebagai upaya percepatan perlindungan anak di daerah.

Ketua KPAI, Susanto mengapresiasi segala kerja keras Provinsi Jawa Tengah terkait perlindungan anak. Apalagi, dalam situasi Covid-19 saat ini kerentanan atau risiko anak mengalami pelanggaran cukup tinggi.

"Baik kerentanan kekerasan maupun potensi pelanggaran lain. Maka upaya dan segala inovasi yang telah dilakukan sangat positif bagi kemajuan perlindungan anak di Jawa Tengah," kata Susanto dalam pernyataan tertulis, Kamis (1/4/2021).

Mengingat capaian Jateng yang cukup banyak dalam perlindungan anak, ia juga meminta dukungan dan partisipasi Pemerintah Provinsi Jateng dalam pelaporan capaian melalui Aplikasi SIMEP (Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan) KPAI.

SIMEP merupakan aplikasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap peraturan dan regulasi kelembagaan dan sumber daya manusia, program dan anggaran, pelayanan kasus dan implementasi sistem peradilan pidana anak.

Terkait SIMEP KPAI, Gubernur Ganjar menyambut baik dan memberikan dukungan.

Selain itu, dalam rangka penguatan pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak, Ganjar menuturkan akan membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) agar kualitas perlindungan anak di Jateng semakin baik.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur meminta KPAI tegas melarang anak-anak terlibat dalam aktivitas yang tidak sesuai umur. Di antaranya terlibat aksi demonstrasi.

"Kami diskusi banyak soal isu anak-anak. Khususnya, soal kekerasan anak yang perlu pendampingan. Anak-anak juga harus dilindungi dari aktifitas-aktifitas yang tidak sesuai umurnya. Misalnya mereka ikut demo dan sebagainya," kata Ganjar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved