Breaking News:

Berita Semarang

Satpol PP Kota Semarang Rampungkan Pembongkaran Bangunan Liar Bantaran Kali Es

Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran bangunan liar di sepanjang bantaran Kali Es, Kamis.

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran bangunan liar di bantaran Kali Es, Kamis (1/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran bangunan liar di sepanjang bantaran Kali Es, Kamis (1/4/2021).

Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran bangunan liar di bantaran Kali Es, Kamis (1/7/2021).
Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran bangunan liar di bantaran Kali Es, Kamis (1/7/2021). (TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN)

Dari 105 bangunan liar, kini tinggal satu bangunan yang belum dibongkar. Bangunan tersebut belum kunjung dibongkar lantaran pemilik bangunan meminta perpanjangan waktu.

"Tinggal satu bangunan. Kemarin sudah diambil barang yang masih bisa dipergunakan. Kami beri kesempatan seperti yang lain," ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, saat sela-sela pembongkaran, Kamis (1/4/2021).

Dia memastikan, kamis depan satu bangunan tersebut sudah dibongkar. Kemudian, BBWS Pemali Juana akan segera melaksanakan pembersihan bantaran sehingga diharapkan proyek normalisasi bisa rampung sesuai target pada November 2021.

"Terima kasih kepada PKL Kali Es yang sudah kondusif, tidak ada masalah apapun dalam pembongkaran," ucap Fajar.

Selanjutnya, pembongkaran akan dilanjutkan di bantaran Kali Es wilayah Kaligawe. Dia meminta, pemangku wilayah setempat baik camat dan lurah melakukan sosialisasi mengenai hal itu pasca Lebaran nanti.

Fajar menyebutkan, ada sekitar 10 bangunan di bantaran Kali Es wilayah Kaligawe yang bersertifikat hak milik. Ini nantinya menjadi PR bagi Pemerintah Kota Semarang utnuk memikirkan ganti lahan. Sedangkan, BBWS yang bakal melakukan normalisasi Kali Es di wilayah tersebut.

Sementara itu, pemilik bangunan, Darmadi meminta waktu kepada Satpol PP karena masih banyak barang berharga. Dia juga baru mendapatkan kontrakan sebagai tempat tinggal. 

"Saya rencanakan Minggu selesai karena barang saya banyak. Di sini (di bangunan) juga ada anak kos, nanti saya usir," ucapnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved