Breaking News:

Berita Karanganyar

Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Talud SD Longsor dan Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah

Talud SDN 1 Gempolan longsor serta pohon jati tumbang menimpa atap rumah warga di desa tersebut.

Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Talud SD Longsor dan Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah
Istimewa
Talud SDN 1 Gempolan Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar longsor pasca diguyur hujan lebat kemarin.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Talud SDN 1 Gempolan longsor serta pohon jati tumbang menimpa atap rumah warga di Desa Gempolan pasca hujan lebat disertai angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Hanya saja pohon jati yang tumbang merusak atap rumah milik Sadimin (65).

Kades Gempolan, Suhardi menyampaikan, hujan lebat mengguyur wilayah Desa Gempolan sebelum terjadi longsor dan pohon tumbang pada Kamis (1/4/2021) kemarin. Pihak desa telah melaporkan kejadian itu ke BPBD Karanganyar.

Pasca kejadian itu, relawan dan anggota BPBD Karanganyar telah mengecek lokasi sekaligus mengevakuasi pohon jati yang tumbang dan material talud sekolah yang longsor karena sempat menutup sebagian badan jalan. 

"Di Gempolan ada Destana, kemarin langsung dievakuasi. Dari Destana, FKPB dan BPBD turun menangani.Talud SD itu dulu sempat terjadi longsor, tapi cuma 2-3 meter. Tapi karena diguyur hujan terus menerus akhirnya tambah," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (2/4/2021). 

Terkait penanganan selanjutnya, rumah warga yang terdampak bencana sudah dilakukan pendataan untuk kemudian dilaporkan ke BPBD. Diperkirakan kerugian akibat kejadian itu ditaksir sekitar Rp 15 juta. 

Lanjut Kades Gempolan, sedangkan kerugian akibat talud sekolah yang longsor belum diketahui. Namun guna penanganan selanjutnya pihak desa dan kecamatan sudah melaporkan kejadian itu ke dinas terkait.

"SD (talud) sudah dilaporan ke kecamatan dan kecamatan melaporkan ke dinas. Kewenangannya dari dinas," ucapnya. 

Dia menambahkan, selain talud longsor dan pohon tumbang, hujan lebat juga mengakibatkan munculnya genangan dengan ketinggian hampir 30 cm di sekitar area pintu masuk Waduk Gondang. 

Pihak desa telah bersurat ke instansi terkait guna tindaklanjut kejadian tersebut. Mengingat apabila turun hujan dengan intensitas lebat dan dalam durasi yang lama berpotensi menimbulkan genangan air lagi.

"Kelihatannya gorong-gorongnya tersumbat. Tapi kemarin ditunggu 30 menit-1 jam sudah surut," terangnya. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved