Breaking News:

Berita Kendal

Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan Table Manner pada Peserta Didik SMK NU 01 Kendal

Para dosen Pariwisata FTIK USM mengadakan pelatihan ke para peserta didik SMK NU 01 Kendal.

Istimewa
Dosen Prodi Pariwisata FTIK USM memberikan materi dalam pelatihan table manner pada peserta didik SMK NU 01 Kendal di Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam mendukung proses belajar mengajar di dunia pendidikan sekolah menengah kejuruan, para dosen dari Prodi Pariwisata Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) mengadakan pelatihan ke para peserta didik SMK NU 01 Kendal di Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (1/4/2021).

Kegiatan ini merupakan program Pengabdian Kepada Masy

Dosen Prodi Pariwisata FTIK USM memberikan materi dalam pelatihan table manner pada peserta didik SMK NU 01 Kendal di Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (1/4/2021).
Dosen Prodi Pariwisata FTIK USM memberikan materi dalam pelatihan table manner pada peserta didik SMK NU 01 Kendal di Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (1/4/2021). (Istimewa)

arakat (PKM) LPPM Universitas Semarang. Selain itu, kegiatan tersebut tujuan untuk memberikan pelatihan kepada para peserta didik mengenai table manner untuk menjadikan peserta didik mengerti, paham dan terampil.

SMK NU 01 Kendal mempunyai 7 jurusan, di antaranya adalah jurusan Tata Boga. Tata Boga tidak lepas dari materi tata cara makan yang baik dan benar, sehingga diperlukan pengetahuan tentang table manner.

Kegiatan pelatihan table manner ini dilaksanakan oleh tiga dosen Pariwisata USM, yaitu Desika Nur Jannah, Herman Novry Kristiansen, dan Bram Arvianto.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan menerapkan table manner sebagai keahlian untuk magang atau bekerja di dunia industri," kata anggota tim PKM, Desika Nur Jannah, dalam keterangannya di Semarang.

Pelatihan dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan cara pendekatan praktik dan asistensi namun untuk tiap-tiap peserta didik yang hadir untuk mempermudah proses berbagi ilmu.

"Dengan menggunakan pelatihan ini para peserta didik dapat merasakan secara langsung proses table manner dari materi yang dimaksudkan," ujarnya.

Hal ini dilakukan demi meminimalisir ketidakpahaman dari para peserta didik ketika menerima materi table manner yang diberikan. Segala pertanyaan dapat dengan segera dijelaskan sehingga menjadi lebih cepat untuk paham. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved