Breaking News:

Berita Pekalongan

Empat Hari Pencarian, Tarjuni yang Tenggelam Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Setelah melakukan pencarian selama 4 hari, akhirnya Tarjuni (62), ditemukan di pinggir Sungai Sragi.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Tim SAR gabungan evakuasi Tarjuni (62), warga Dukuh Sirandu RT 14 RW 4, Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang tenggelam di Sungai Sragi. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Setelah melakukan pencarian selama 4 hari, akhirnya Tarjuni (62), warga Dukuh Sirandu RT 14 RW 4, Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ditemukan di pinggir Sungai

Tim SAR gabungan evakuasi Tarjuni (62), warga Dukuh Sirandu RT 14 RW 4, Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang tenggelam di Sungai Sragi.
Tim SAR gabungan evakuasi Tarjuni (62), warga Dukuh Sirandu RT 14 RW 4, Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang tenggelam di Sungai Sragi. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

Sragi tepatnya di Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan 12 km dari lokasi terakhir ia meninggalkan sandal.

Pantauan Tribunjateng.com, proses evakuasi jenazah membutuhkan waktu selama dua jam.

Jenazah Tarjuni kali pertama ditemukan oleh warga pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian, tim SAR gabungan baru di lokasi pukul 12.00 WIB. Jenazah baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah Tarjuni ditemukan tersangkut di ranting pohon dalam keadaan telengkup. Setelah itu, korban langsung dibawa ke RSUD Kraton Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan petugas kepolisian.

"Dugaan Tarjuni tenggelam di sungai benar. Hal ini berdasarkan dari keterangan dari keluarga," kata Kepala Desa Randumuktiwaren Caharyadi kepada Tribunjateng.com.

Namun, sebab mengapa ia masuk ke sungai belum diketahui sampai saat ini.

"Setelah ini langsung di makamkan di TPU desa setempat," imbuhnya.

Sementara itu, Bibit anggota Basarnas Jawa Tengah mengatakan, korban tenggelam atas nama Tarjuni ditemukan sekitar 12 km dari lokasi kejadian.

"Korban tersangkut di ranting-ranting pohon yang berada di sungai tersebut," kata anggota Basarnas Jawa Tengah Bibit.

Ia mengungkapkan, rencana evakuasi korban yang semula akan tempuh lewat jalur darat, harus pindah lewat sungai.

"Ada tiga perahu karet yang diterjunkan dalam evakuasi dan pencarian korban," ungkapnya.

Bibit menambahkan, kendala pencarian korban yang dilakukan sejak Selasa (30/3/2021) yaitu air sungai dari pagi sampai siang naik turun.

"Jenazah langsung dibawa ke RSUD Kraton, sebelum diserahkan ke keluarga. Setelah dari rumah sakit akan langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved