Breaking News:

Berita Kudus

Mobil Pengangkut 324 Ribu Rokok Ilegal Ditindak Bea Cukai Kudus

Sebuah kendaraan minibus ditindak  petugas Bea Cukai Kudus karena digunakan untuk angkut rokok ilegal.

Istimewa
?Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus ?menunjukkan 324 ribu batang rokok ilegal yang disita, di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada hari Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Sebuah kendaraan minibus ditindak  petugas Bea Cukai Kudus karena digunakan untuk mengangkut rokok ilegal di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada hari Kamis (1/4/2021).

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus memperoleh informasi tentang adanya sarana pengangkut yang diduga digunakan untuk mengangkut rokok ilegal dari Jepara sekitar pukul 22.00.

Kepala K‎PPBC Kudus, Gatot Sugeng Wibowo‎ bersama timnya menindaklanjuti informasi dan melakukan penyisiran di jalan Desa Buaran KecamatanMayong, Kabupaten Jepara sekitar pukul 23.00.

"Tim mendapatkan mobil sesuai yang diinformasikan sedang terparkir di depan  sebuah rumah tinggal," kata dia, jumat (2/4/2021).

Kemudian, tim segera melakukan pemeriksaan atas mobil tersebut. Pihaknya tidak menemukan pemilik mobil, namun ditemukan rokok ilegal berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebanyak 12 koli dan 2 bale siap edar.

"Rokok tanpa dilekati pita cukai," ujar dia.

Rokok ilegal itu bermerk L.4 Bold dan NEO d'DAKAR dan 2 karton rokok batangan. Total rokok ilegal yang ditemukan 324.000 batang, dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp 331 juta.

"Potensi kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 217 juta," ujar dia.

Seorang tokoh masyarakat di desa tersebut diminta untuk menjadi saksi atas pemeriksaan yang dilakukan  petugas Bea Cukai Kudus terhadap barang bukti sarana pengangkut dan rokok ilegal yang ditindak.

"Seluruh barang bukti berupa sarana pengangkut dan rokok ilegal dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Bea Cukai Kudus sekali lagi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan usaha ilegal terutama memproduksi dan mengedarkan rokok ilegal. 

"Mari bersama-sama untuk menjaga agar Indonesia semakin baik," ucap dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved