Breaking News:

Berita Karanganyar

Museum Dayu Gondangrejo Karanganyar Bakal Dibuka Lagi, Catat Tanggalnya!

Museum Manusia Purba Kluster Dayu yang terletak di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar direncanakan dibuka pada Sabtu (10/4/2021).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Museum Manusia Purba Kluster Dayu yang terletak di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar direncanakan dibuka pada Sabtu (10/4/2021).

Namun sebelum beroperasi kembali pasca ditutup sementara sejak tahun lalu, nantinya dilakukan beberapa tahapan seperti simulasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi membahas rencana operasional objek wisata tersebut dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran pada Rabu (31/3/2021) kemarin.

Baca juga: Sopir Fortuner Acungkan Pistol Pelototi Warga Seusai Tabrak Perempuan Plat AD

Baca juga: Makam Teroris ISIS Zakiah Aini Ditinggalkan Keluarga Tanpa Bunga dan Nisan

Baca juga: Cerita Sopir Truk Pengangkut Pohon Baobab Raksasa Crazy Rich Semarang, Ada Pantangan dan Kendala

Baca juga: Dwi Indriati Meninggal Kecelakaan di Tol Nganjuk-Madiun, Mobil Karimun Ringsek Kena Belakang Truk

"Hasilnya tanggal 6 April 2021 akan diadakan simulasi dulu. Kemudian tanggal 8 April 2021 diadakan sosialisasi dengan masyarakat sekitar dan pedagang," kata Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (1/4/2021).

Lanjutnya, setelah melalui beberapa tahapan tersebut dijadwalkan pembukaan Museum Dayu dilaksanakan pada Sabtu (10/4/2021).

Menurutnya, dalam operasional Museum Dayu tentu harus hati-hati mengingat museum tersebut merupakan cagar budaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Titis menjelaskan, kapasitas normal pengunjung Museum Dayu sekitar 1.000 orang per hari.

Tentunya melihat kondisi pandemi seperti saat ini terkait kapasitas pengunjung tidak ada kendala. 

Bahkan diperkirakan tidak sampai 50 persen dari kapasitas normal.

Dia menuturkan, protokol kesehatan bukan hanya kebutuhan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Melainkan juga menjadi strategi dalam mempromosikan destinasi wisata yang aman dan nyaman di tengah situasi pandemi virus Covid-19. (Ais)

Baca juga: Seorang Pekerja Pabrik Ceburkan Diri ke Tungku Api gara-gara Rugi Rp 120 Juta di Pasar Saham

Baca juga: Diancam Pakai Pecahan Botol, Siswi SMA Ini Tak Kuasa Menolak Dicabuli hingga Difoto Tanpa Busana

Baca juga: Romdan Tergeletak Tak Bernyawa di Jalan Ditinggal Kabur Mobil yang Menabraknya

Baca juga: Apa Itu Pohon Baobab? Viral Dibeli Crazy Rich Semarang dari Subang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved