Breaking News:

Berita Pemalang

Perekonomian Kabupaten Pemalang Terkontraksi Minus 0,66 Persen, Sektor Transpotasi Merosot Tajam

Perekonomian Kabupaten Pemalang terseok-seok dihantam pandemi Covid-19 selama satu tahun terakhir. 

Tribun Jateng/Budi Susanto
Sebuah angkutan umum, menunggu penumpang di gapura masuk Kabupaten Pemalang, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Perekonomian Kabupaten Pemalang terseok-seok dihantam pandemi Covid-19 selama satu tahun terakhir. 

Bahkan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Pemalang selama 2020, terkontraksi hingga minus 0,66 persen.

Capaian itu menjadi rapor buruk bagi Kabupaten Pemalang selama dua tahun terakhir. Pasalnya, pada 2018 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pemalang di angka 5,69 persen. 

Jika dihitung (y-o-y), progres pertumbuhan ekonomi paling baik dua tahun terakhir ada pada 2019, dengan 5,80 persen. 

Kondisi tersebut berdampak pada meroketnya prosentase pengangguran terbuka daerah hingga 7,64 persen, pada 2020 lalu. 

Dibanding 2019, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pemalang juga naik cukup signifikan hingga 1,14 persen.

Imbasnya, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pemalang 2020 lalu ikut terdongkrak naik.

Jika 2019 jumlah penduduk miskin di Pemalang mencapai 200,67 ribu jiwa, pada 2020 terdongkrak menjadi 209,03 ribu jiwa. 

Lalu bagaiamana dengan sektor usaha, anjloknya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan minusnya laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di berbagai sektor usaha. 

Paling parah ada pada sektor transportasi dan pergudangan, yang terjun hingga minus 31,80 persen. 

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved