Breaking News:

Berita Semarang

Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Ibadah Paskah di Semarang.

Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan ibadah Paskah di Semarang.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Petugas kepolisian bersenjata laras panjang dan menggunakan anjing pelacak berjaga di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Jalan Pandanaran Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/4/21). Penjagaan tersebut dilakukan demi menjaga keemanan jamaah agar dapat khusyu dalam menjalani ibadah malam paskah serta mengantisipasi terjadinya ancaman teror susulan yang sebelumnya terjadi di Makasar dan Mabes Polri. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan ibadah Paskah di Semarang.

Petugas kepolisian bersenjata laras panjang dan menggunakan anjing pelacak berjaga di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Jalan Pandanaran Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/4/21). Penjagaan tersebut dilakukan demi menjaga keemanan jamaah agar dapat khusyu dalam menjalani ibadah malam paskah serta mengantisipasi terjadinya ancaman teror susulan yang sebelumnya terjadi di Makasar dan Mabes Polri.
Petugas kepolisian bersenjata laras panjang dan menggunakan anjing pelacak berjaga di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Jalan Pandanaran Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (1/4/21). Penjagaan tersebut dilakukan demi menjaga keemanan jamaah agar dapat khusyu dalam menjalani ibadah malam paskah serta mengantisipasi terjadinya ancaman teror susulan yang sebelumnya terjadi di Makasar dan Mabes Polri. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Kabagops Polrestabes Semarang, AKBP Recky R mengatakan ada 236 gereja yang terdata di Kota Semarang. Dari 236 Gereja tersebut 22 Gereja diantaranya memiliki umat lebih dari seribu orang.

"Pengamanan kami minta back up dari TNI, dan Brimob," ujarnya, Kamis (1/4/2021).

Menurutnya, secara keseluruhan personel gabungan yang dikerahkan berjumlah 773 personel. 

Pihaknya meminta kepada internal gereja untuk membantu pengamanan termasuk protokol kesehatan.

"Pola pengamanan selain melaksanakan pengamanan di gereja saat misa, 11 gereja akan dilakukan pengaman 1 kali 24 jam," tuturnya.

Ia menuturkan operasi gabungan skala besar yang dilaksanakan sejak (1/4) hingga (4/4). Operasi skala besar  dibagi menjadi tiga zona yakni timur, barat, dan selatan. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved