Breaking News:

Berita Solo

Sterilisasi Gereja, Kapolsek Pasar Kliwon Solo Ajak Masyarakat tidak Takut Terorisme

Kapolsek Pasar Kliwon Solo, Iptu Achmad Riedwan Prevoost pimpin sterilisasi di Gereja Purbayan.

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kapolsek Pasar Kliwon, Iptu Iptu Achmad Riedwan Prevoost bersama Anggota Sat Brimob Polda Jateng ketika sterilisasi jelang Paskah di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan Solo, Kamis (1/4/2021). 
Kapolsek Pasar Kliwon, Iptu Iptu Achmad Riedwan Prevoost bersama Anggota Sat Brimob Polda Jateng ketika sterilisasi jelang Paskah di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan Solo, Kamis (1/4/2021).
Kapolsek Pasar Kliwon, Iptu Iptu Achmad Riedwan Prevoost bersama Anggota Sat Brimob Polda Jateng ketika sterilisasi jelang Paskah di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan Solo, Kamis (1/4/2021). (Tribun Jateng/Muhammad Sholekan)

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kapolsek Pasar Kliwon Solo, Iptu Achmad Riedwan Prevoost pimpin sterilisasi di Gereja Santo Antonius Purbayan, Kampung Baru, Kamis (1/4/2021). 

Prevoost bersama anggota Sat Brimob Polda Jateng bersenjata lengkap mengecek keamanan mulai dari pintu masuk, kursi, hingga altar gereja. 

Selain itu, dia juga mengecek protokol kesehatan, salah satunya adanya pembatas di tiap tempat duduk jemaat. 

Mantan Kapolsek Jaten Karanganyar itu menyampaikan, dengan adanya kejadian bom di Gereja Katedral Makassar maupun dugaan teroris di Mabes Polri masyarakat tidak perlu takut dan khawatir. 

"TNI dan Polri kita selalu hadir dan wajib hadir untuk masyarakat di tiap kegiatan. Baik itu kegiatan ibadah dan kegiatan lainnya," ucapnya. 

Terkait kegiatan Paskah di wilayah hukum yang dia pimpin, Putra daerah Makassar itu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan kegiatan secara seperti biasa. 

"Jangan takut, kami selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman," ungkapnya. 

Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan terorisme dan aksi teror yang bertujuan memecah belah bangsa. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut. Kita bisa bersama-sama melewati ini dan semua akan baik-baik saja," ungkapnya. 

Sementara, perwakilan gereja, Yohanes Josua menyampaikan rasa terima kasih atas jaminan keamanan yang diberikan TNI dan Polri. 

Menurutnya, dengan adanya kejadian di Makassar maupun Mabes Polri dia sempat merasa takut dan khawatir. 

"Dengan sudah dicek dari pihak kepolisian dan TNI kami merasa aman dan nyaman. Sehingga untuk pelaksanaan Minggu Paskah kami merasa aman," tandasnya.  (*) 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved