Breaking News:

Berita Solo

Tinjau Ibadah Misa Paskah, Kapolresta: Solo Kondusif Masyarakat Jangan Takut

Kapolresta Solo bersama Dandim 0735 mengecek jalannya ibadah Paskah di sejumlah gereja di Solo.

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bersama Dandim 0735 Solo Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji ketika mengecek jalannya ibadah Misa Paskah di GKJ Margoyudan Gilingan, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bersama Dandim 0735 Solo Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji mengecek jalannya ibadah Paskah di sejumlah gereja di Solo, Jumat (2/4/2021). 

Dia meminta masyarakat Kota Solo untuk tidak takut dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. 

Ade menyampaikan, sejak Rabu (31/3/2021) hingga Minggu (4/2/2021) mendatang, jajaran kepolisian dan TNI fokus mengamankan jalannya rangkaian Paskah

Mantan Kapolres Karanganyar itu menyebut, pengamanan Paskah sama seperti dalam pengamanan Natal yakni Operasi Lilin Candi. 

Menurutnya, operasi itu melibatkan elemen masyarakat yakni organisasi masyarakat (ormas) seperti Banser, Pemuda Pancasila, Senkom, dan Satgas PDIP. 

Selain itu, lanjut Ade, seluruh petugas juga turut menjamin pelaksanaan protokol kesehatan di rumah ibadah agar berjalan baik. 

“Hingga malam ini saya pantau terus jangan sampai ada gangguan. Kami ingin memberikan jaminan pelaksanaan ibadah berjalan aman,” ucapnya saat melakukan tinjauan di GKJ Margoyudan, Jumat (2/4/2021).

Dia mengungkapkan, sebelum pelaksanaan ibadah, Tim Jihandak dan Satwa Polisi K-9 menyisir seluruh bangunan gereja. 

Mantan Direskrimum Polda Lampung itu menegaskan, TNI dan Polri menjamin rangkaian ibadah Paskah di Solo berjalan aman. 

“Jangan takut dengan bentuk-bentuk ancaman dan gangguan. TNI dan Polri amanah menjaga kondusivitas Solo. Silakan beraktivitas seperti biasa,” tegasnya. 

Dalam menjaga kemananan Paskah, operasi gabungan skala besar juga digelar pada siang hari. 

"Dalam patroli itu melibatkan Kopassus, Kodim 0735 Solo, Korem 074 Warastratama. Operasi gabungan itu menyasar lokasi-lokasi selain gereja," ungkapnya. 

Sementara itu, Danrem Kolonel (Inf) Deddy Suryadi, memastikan personel TNI tidak hanya mengamankan gereja, namun seluruh fasilitas umum di Solo Raya. 

Mantan Ajudan Presiden Joko Widodo itu mengajak seluruh elemen menyamakan frekuensi untuk melawan pemecah belah persatuan bangsa. 

Danrem menegaskan melawan pemecah belah pemersatu bangsa merupakan hal yang wajib dilaksanakan. (*) 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved