Breaking News:

Berita Solo

Kecelakaan Maut Mojosongo, Polisi Sebut Titik Berat Kesalahan di Sepeda Motor 

Kasus kecelakaan maut yang terjadi di Ring Road Mojosongo, Jebres, Selasa (23/3) memunculkan fakta baru. 

Istimewa
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ring road, Mojosongo, Jebres yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kasus kecelakaan maut yang terjadi di Ring Road Mojosongo, Jebres, Selasa (23/3/2021) lalu memunculkan fakta baru. 

Pihak Satlantas Polresta Solo menyebut titik berat kesalahan kecelakaan itu terletak pada pengendara motor yakni Wasisto (37) dan Suci Handayani (36), warga Sangiran, Krikilan, Kalijambe, Sragen. 

Pada kecelakaan itu, Suci tewas di lokasi kejadian, sementara suaminya mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Dr Moewardi. 

"Kalau kita cermati dari gelar perkara, memang (kesalahan) lebih berat ke pengendara sepeda motor," ucap Kastlantas, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra, Jumat (2/4/2021). 

Meski demikian, mantan Kasatlantas Klaten itu memilih menunggu suasana korban kondusif mengingat dalam kondisi masih berkabung. 

"Memang kita sarankan pihak truk dan keluarga untuk berdiskusi. Dari pihak truk kami dapat informasi juga membantu korban. Untuk mediasi kita serahkan ke dua belah pihak," tegasnya. 

Di sisi lain, Adhyt menegaskan sopir truk Ahmad Arifin yang merupakan warga Kumpulrejo RT 6 RW 2, Patebon, Kendal itu masih berstatus terperiksa. 

"Belum (kalau naik tersangka). Statusnya masih wajib lapor saja," tandasnya. 

Sebelumnya, identitas korban kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dengan truk terjadi di ruas Ringroad, Mojosongo, Jebres, Selasa (23/3/2021) akhirnya terungkap.

Keduanya adalah Wasisto (37) dan Suci Handayani (36) Sangiran, Krikilan, Kalijambe, Sragen yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AD 2148 AGB. 

Suci yang duduk di atas bronjong tewas di lokasi kejadian dengan luka kepala parah. Sementara Wasisto dalam kondisi kritis dan telah dilarikan ke rumah sakit. 

Kronologi yang dihimpun, semula korban dan truk sama-sama berjalan dari arah barat ke timur dengan posisi truk di depan samping kanan. 

Karena sepeda motor pada saat berjalan dari arah barat ke timur pindah lajur ke kanan karena jalan mengalami penyempitan tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas dari. 

Sehingga, bronjong menyenggol bodan samping kiri truk. Lalu pengendara dan pembonceng terjatuh ke kanan dan pembonceng terlindas ban truk belakang samping kiri. (*)

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved