Breaking News:

Kebumen

WH Kaget Lihat Suaminya Mengapung di Kolam Lele

Warga Desa Kamulyan, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen  meninggal di kolam ikan lele miliknya, Jumat (2/4).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Istimewa
Polisi memeriksa tempat pria meninggal dunia di kolam lele Desa Kamulyan, Kebumen, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Warga Desa Kamulyan, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen  meninggal dunia di kolam ikan lele miliknya, Jumat (2/4).

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubag Humas Polres Iptu Tugiman mengatakan, korban MR (45) ditemukan meninggal dunia oleh istrinya WH (40) pada pukul 02.30 WIB, Jumat (2/4/2021) 

Awalnya WH mencari suaminya di kolam ikan, di belakang rumahnya. Tetapi ia dibuat terkejut saat menemukan suaminya telah mengapung di tempat itu. 

"Saat sampai belakang rumah, mendapati suami sudah mengapung di kolam lele," jelas Iptu Tugiman, Jumat (2/4/2021) 

Mendapati suaminya mengapung di kolam sedalam sekitar 52 cm , sang istri sontak berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Tetapi nahas jiwa pria itu tidak tertolong. 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP)  oleh INAFIS Polres Kebumen dan Polsek Kuwarasan, polisi menyimpulkan korban meninggal bukan karena tindak pidana. 

Di sekitar TKP, polisi tidak menemukan kejanggalan yang mengarah pada tindak kejahatan. 

Keterangan keluarga, korban dalam kondisi kurang fit, karena dari pagi sampai malam sibuk mengurusi kolam lelenya. Sementara korban memiliki riwayat darah tinggi. 

"Penyakit itulah mungkin yang membuat korban terjatuh ke kolam dan kehabisan nafas," jelasnya. 

Sementara di tempat lain, kejadian gantung diri menggegerkan warga Desa Jogomertan Kecamatan Petanahan Kebumen, pada hari Kamis (1/4) sekitar pukul 16.30 WIB. 

Seorang pria, GR (32) warga setempat meninggal dunia menggantung pada seutas tali yang dililit pada lubang angin pintu kamar rumahnya. 

Keterangan keluarga, sekitar tahun 2012 korban pernah menjalani perawatan di RSJ. Pada bulan Februari tahun 2021, kembali dirawat di RSJ selama tiga minggu dan sudah diperbolehkan pulang. Namun sampai saat ini korban sebenarnya masih dalam rawat jalan.

Hasil olah TKP, polisi tidak menemukan tanda penganiayaan. Kuat dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved