Breaking News:

Berita Tegal

Kabupaten Tegal Targetkan Bisa Turunkan Angka Pengangguran Terbuka Sebesar 0,29 Persen di Tahun 2022

Meski masih dibayangi situasi pandemi, Pemkab Tegal tetap fokus pada upaya pemulihan ekonomi, termasuk di dalamnya penciptaan lapangan kerja.

istimewa
Bupati Tegal Umi Azizah, saat membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tegal Tahun 2022 di Gedung Dadali, Selasa (30/3/2021) lalu.  

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Meski masih dibayangi situasi pandemi, Pemkab Tegal tetap fokus pada upaya pemulihan ekonomi, termasuk di dalamnya penciptaan dan perluasan lapangan kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah, saat membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tegal Tahun 2022 di Gedung Dadali, Selasa (30/3/2021) lalu. 

Umi menargetkan, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Tegal bisa ditekan dari angka 9,82 persen di tahun 2020 menjadi 9,53 persen di tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Video Nikmatnya Kuliner Arabian Food Abu Ahmad di Tegal

Baca juga: Nikmatnya Kuliner Khas Timur Tengah di Tegal, Olahan Daging Kambingnya Enak Tidak Perengus 

Baca juga: Jembatan Kaligintung Desa Batuagung Tegal Makin Memprihatinkan, Kades Berharap Segera Diperbaiki.

Baca juga: Berikan Rasa Aman Pada Jemaat, Polres Tegal Perketat Pengamanan di Gereja

“Angka tersebut adalah perkiraan minimal dalam situasi pandemi. Jika penularan Covid-19 bisa dikendalikan dan target program vaksinasi nasional berhasil dicapai, tentu penurunannya akan lebih besar dari itu,” tutur Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (4/4/2021). 

Menurut Umi, upaya pemulihan ekonomi diperlukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat setelah banyak sektor terdampak akibat pembatasan aktivitas sosial. 

Sejumlah upaya seperti stimulan pinjaman usaha mikro melalui skema kredit usaha rakyat daerah dan afirmasi lainnya pada pelaku UMKM, diharapkan mampu meningkatkan konsumsi masyarakat yang itu diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi hingga 3,5 persen.

Sejalan dengan itu, upaya untuk menahan agar laju kemiskinan Kabupaten Tegal tidak semakin bertambah di masa pandemi ini atau setidaknya bisa ditekan di angka 8,21 persen di tahun 2022 mendatang, pihaknya masih memfokuskan pada upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program bantuan sosial untuk mengurangi beban pengeluaran warga miskin.

Di samping itu, Umi menambahkan jika Pemkab Tegal tetap melanjutkan program jaminan sosial three J. 

Program ini terdiri dari jaminan rumah, jaminan kesehatan, dan jaminan hidup yang diperuntukkan khusus bagi warga miskin yang tidak terlayani pendanaan program bansos pemerintah pusat maupun provinsi.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved