Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

110 Siswa Kelas XI di SMAN 3 Slawi Ikuti Uji Coba PTM

Dari 110 siswa ini dibagi menjadi 9 kelas, dan tiap kelas ada yang berisi 12 siswa ada juga yang 13 siswa

TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto suasana berlangsungnya ujian coba hari pertama pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Slawi Kabupaten Tegal, Senin (5/4/2021). Sebanyak 110 siswa dari kelas XI mengikuti PTM ini mereka terbagi di 9 kelas dan per kelas berisi 12-13 siswa. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan uji coba pembalajaran tatap muka (PTM), SMAN 3 Slawi Kabupaten Tegal menyiapkan sarana prokes mulai dari 51 tempat cuci tangan sampai tempat untuk karantina atau transit jika ada siswa yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius.

Informasi tersebut, disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Slawi, Masduki, saat ditemui di ruang kerjanya Senin (5/4/2021).

Menyesuaikan kebijakan dari provinsi Jateng, jumlah siswa yang mengikuti uji coba PTM sebanyak 110 siswa dan semuanya dari kelas XI.

Sementara 110 siswa tersebut diambil dari total keseluruhan kelas Xl sebanyak 360 siswa.

Dari 110 siswa ini dibagi menjadi 9 kelas, dan tiap kelas ada yang berisi 12 siswa ada juga yang 13 siswa.

"Kalau di kami siswa yang mengikuti uji coba PTM ya 110 orang ini, dari awal sampai nanti tanggal 16 April siswanya sama tidak ganti. Tujuannya supaya memudahkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan dan mengurangi resiko terpapar Covid-19. Sehingga dari 360 siswa kelas XI kan yang dipilih hanya 110 siswa sisanya pembelajaran jarak jauh, namun waktu pemberian pelajaran tetap bersama dengan yang belajar dari kelas," terang Masduki, pada Tribunjateng.com.

Masduki menyebut, tiap kelas yang digunakan sebagai uji coba PTM disediakan wifi untuk memudahkan pembelajaran siswa dan guru.

Karena seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pembelajaran bagi siswa yang daring atau jarak jauh dilaksanakan di waktu yang sama dengan sistem yang belajar di kelas.

Sehingga bisa menggunakan handphone atau laptop saat proses pembelajaran. 

Tapi menurut Masduki, seharusnya guru yang kreatif saat pelajaran jarak jauh bisa membuat video terlebih dahulu sehingga lebih memudahkan. Disamping penyampaian pelajaran yang secara langsung.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved