Berita Pati
Berlangsung di Pati, Tim PON Jawa Barat Jawara Kartini Safin Cup
Hasil manis ditorehkan oleh tim PON Jawa Barat putri pada ajang Kartini Safin Cup 2021.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Hasil manis ditorehkan oleh tim PON Jawa Barat putri pada ajang Kartini Safin Cup 2021.
Tim asuhan pelatih Roni Raymond tampil sebagai jawara setelah pada partai final menundukkan Arema FC putri dengan skor 2-0 di Gelora Soekarno, Mojoagung, Kabupaten Pati, Minggu (4/4/2021).
Dua gol kemenangan tim PON Jabar dicetak oleh Tia menit ke-37 dan Frida Fauziah (59).

Sedangkan tim PSW Sleman ada di peringkat ketiga setelah di laga perebutan tempat ketiga menaklukkan Bina Sentra Cirebon dengan skor tipis 3-1.
Ajang ini sendiri digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat terkait pandemi Covid-19. Semua pemain, pelatih hingga staf ofisial wajib menjalani swab antigen terlebih dulu.
Selain diukur suhu tubuhnya menggunakan thermogun, semua juga wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum memasuki kawasan pertandingan.
“Kita bermain di ajang ini tanpa enam pemain timnas. Kita coba promosikan pemain lainnya. Memang banyak yang harus diperbaiki karena lawan-lawan di PON tentunya tidaklah mudah,” kata pelatih kepala PON Jabar, Ronny Remon usai pertandingan.
Dia berharap, capaian ini adalah membuat abak asuhnya terus menjaga konsistensi dan tidak mudah puas.
“Target kita di PON, jadi pekerjaan rumah termasuk meningkatkan kondisi fisik pemain harus dilakukan,” tegas Roni.
Dia juga menjelaskan jika keikutsertaan di Pati ini sebagai simulasi sebelum bertarung di PON Papua nanti.
“Kita masih ada waktu lima bulan lagi. Cuaca di Merauke panas, dan ini cukup mirip dengan kondisi di Pati yang juga cukup panas,” ucap dia.
Sedangkan pelatih Arema FC putri, Nanang Habibi mengatakan Kartini Safin Cup ini menjadi angin segar bagi persepakbolaan putri di Tanah Air.
“Terima kasih pada Safin Pati Football Academy (SPFA) yang sudah berkenan menggelar agenda ini. Setelah sekian lama vakum, akhirnya pemain bisa kembali bertanding,” ujar Nanang lagi.
Diakuinya, Arema FC Putri sudah vakum sekitar delapan bulan, sebelum akhirnya dikumpulkan lagi bulan Oktober 2020 lalu. Tim ini memiliki program tur Jatim untuk terus mengasah menatap kompetisi Liga 1 Putri 2021 mendatang.
“Mental anak-anak masih harus terus dibenahi, meski sebenarnya secara individu sudah cukup bagus,” ucap Nanang lagi.
Dia juga menyebutkan timnya di ajang ini tampil tanpa tiga pemain yang ada di timnas wanita Indonesia.
Disisi lain, CEO Safin Pati Footbal Academy Rudy Eka Priyambada mengatakan kegiatan ini adalah untuk lebih menggairahkan sepak bola wanita di Indonesia.
“Sudah cukup lama sepak bola wanita tanpa kompetisi sejak pandemi. Ini adalah bentuk nyata partisipasi SPFA untuk sepak bola Indonesia, termasuk sepak bola wanita tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegas pria yang juga adalah head coach timnas wanita Indonesia itu.
Dia juga mengakui senang dapat kembali menyaksikan kiprah para pemain sepak bola wanita yang saat ini belum dapat bergabung ke timnas wanita Indonesia.
Kartini Safin Cup 2020 diikuti oleh sebanyak tujuh tim yakni Samarinda Women, PSW Putri Mataram Sleman, Putri Surakarta, PIN Jabar, Bina Sentra Cirebon, Arema FC Putri dan SPFA Putri. (*)