Breaking News:

Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Orang Akibat Banjir Bandang di Flores Timur

Hingga Senin (5/4), berdasarkan informasi BNPB, banjir bandang telah menyebabkan puluhan warga hilang, dan 68 warga meninggal dunia.

Editor: Vito
Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Orang Akibat Banjir Bandang di Flores Timur
ANTARA FOTO/PION RATULOLI
Warga mengevakuasi korban akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Senin (5/4).

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Hingga Senin (5/4), berdasarkan informasi dari BNPB, banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) subuh, telah menyebabkan puluhan warga masih hilang, dan 68 warga meninggal dunia.

Selain itu tercatat sebanyak 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi, dan sejumlah warga lain mengungsi di Balai Desa Nelelamadike.

"Sedangkan warga luka-luka, mereka telah mendapatkan perawatan medis," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

Musibah yang terjadi menyebabkan sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan terdampak. Desa tersebut yaitu Desa Nelemadike dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat).

"Sedangkan kerugian materil masih tercatat rumah hanyut 17 unit, terendam lumpur 60, dan lima jembatan putus. BPBD setempat masih terus melakukan pendataan dan verifikasi dampak korban maupun kerusakan infrastruktur," katanya.

Diketahui, banjir bandang terjadi akibat bibit Siklon Seroja di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. Banjir bandang juga mengakibatkan tanah longsor.

Ratusan orang tertimbun akibat longsoran. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia.

Banjir bandang itu berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ile Boleng, Kecamatan Adonara Timur dan Wotan Ulumado yang menimbulkan puluhan korban jiwa dan banyak tertimbun.

Wakil Bupati (Wabup) Flores Timur (Flotim), Agus Payong Boli mengatakan, dirinya bersama Bupati Flotim, Anton Hadjon telah berada di lokasi bencana.

"Total korban di Desa Nelelalamadike, Kecamatan Ileboleng ada 56 orang di Waiwerang dan Waiburak, Kecamatan Adonara Timur enam orang. Saat ini lagi pencarian di Desa Oyangbaran, Kecamatan Wotanulumado tiga orang, dan Waiwerang satu orang," kata Wabup Agus, dalam pesan WhatsApp, kepada POS-KUPANG.COM, di Maumere, Senin (5/4).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved