Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

Pra-Pengabdian, WHPDC FPK UIN Walisongo Gelar Workshop Konseling Gizi secara Daring

Dalam rangka dies natalis UIN Walisongo ke-51, Walisongo Health Professional Development Center (WHPDC) Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Wal

IST
WHPDC Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang mengadakan Workshop Konseling Gizi secara daring 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka dies natalis UIN Walisongo ke-51, Walisongo Health Professional Development Center (WHPDC) Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang mengadakan Workshop Konseling Gizi secara daring. Walisongo.ac.id

Workshop tersebut merupakan langkah awal dalam mempersiapkan program pengabdian masyarakat dalam bidang gizi, oleh WHPDC.

Workshop yang berlangsung pada Rabu (31/3) ini diikuti mahasiswa Prodi Gizi semester 6.

Bertujuan upgrading keterampilan mahasiswa dalam bidang gizi klinis, termasuk melakukan konseling gizi secara komprehensif dan profesional dengan dukungan tekhnologi mutakhir.

“Pengabdian masyarakat oleh WHPDC berupa konseling gizi nanti dapat dilaksanakan baik secara online maupun offline,” terang Dina Sugiyati Kajur Prodi Gizi FPK UIN Walisongo

Lebih lanjut Dina menjelaskan Workshop Konseling Gizi secara daring ini diikuti 23 mahasiswa dengan mendapatkan materi teknik dan praktik konseling gizi.

“Saya sangat apresiasi, semoga kegiatan ini dapat melatih dan membekali mahasiswa di dunia kerja,” harapnya.

Nikmah Rochmawati selaku Direktur WHPDC FPK UIN Walisongo menyampaikan kegiatan ini sama dengan magang yang dapat menambah kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi dengan klien dan bermanfaat untuk mahasiswa itu sendiri.

Zana Fitriana Octavia. S.Gz, M.Gizi, salah satu pemateri yang juga dosen Prodi Gizi UIN Walisongo memberikan materi mengenai langkah-langkah konseling.

Dimulai dari perkenalan, asesmen gizi, diagnosa gizi, intervensi gizi, dan diakhiri dengan terminasi.

Dia memberikan ketrampilan baru kepada mahasiswa dalam melaksanakan konseling gizi secara online dengan teknik asesmen, diagnosa, dan intervensi secara lebih simple, tetapi tetap akurat dan terukur.

“Konseling gizi di era seperti sekarang harus dapat dilaksanakan secara lebih fleksibel mengikuti kondisi, sehingga teknis konseling harus bisa diaplikasikan secara tatap muka maupun daring,” ujarnya.

Langkah-langkah praktis tentang prosedur konseling gizi online juga dipaparkan oleh Dwi Hartanti, S.Gz, M.Gizi yang juga merupakan koordinator konseling gizi WHPDC.

Pada materi ini, dijelaskan cara ahli gizi dalam mengakomodir kegiatan konseling gizi yang dilaksanakan secara online maupun offline. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved